Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 30 Jun 2019 07:58 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Kaki Dian Raksasa dari Minahasa

Brigida Emi Lilia
d'travelers
Foto 1 dari 5
Menara kaki dian nampak dari jalan masuk dengan anak tangga menuju ke atas.
Menara kaki dian nampak dari jalan masuk dengan anak tangga menuju ke atas.
detikTravel Community - Kaki dian atau pelita adalah istilah yang sering dijumpai dalam Alkitab. Di Minahasa, traveler bisa berkunjung ke Kaki Dian yang berukuran raksasa.

Kaki Dian merujuk kepada tempat pelita dengan tiang penyangga utama dan memiliki 3 pasang cabang biasanya berwarna keemasan. Di Minahasa, terdapat satu tempat wisata yang memiliki menara berbentuk kaki dian dalam ukuran besar, sehingga tempat wisata ini juga disebut Kaki Dian.

Lokasinya yang berada di kaki Gunung Klabat membuat tempat ini memiliki pemandangan indah dengan Kota Manado yang nampak dari ketinggian. Untuk menuju ke sini, pengunjung akan melewati jalan beraspal yang mananjak dan agak sempit serta berbelok-belok.

Saat berkunjung ke Kaki Dian, suasana cukup sepi, mungkin karena bukan hari libur. Memasuki tempat parkir, kami tidak menemukan penjaga, hanya ada beberapa anak-anak muda yang tengah berfoto dan menikmati panorama.

Dari tempat parkir, lokasi ini terbagi menjadi 2 bagian yang dipisahkan oleh jalan. Bagian yang satu merupakan tempat menikmati pemandangan dengan lokasi berupa hamparan rumput diselingi bebatuan dan jalan setapak.

Dari tempat berumput ini, pengunjung bisa melhat Kota Manado dari kejauhan. Pemandangannya sendiri cukup indah, terdapat tulisan Minahasa Utara dalam ukuran besar yang sayang sekali sudah mulai rusak. Di dekatnya terdapat beberapa pendopo kayu yang merupakan tempat beristirahat bagi pengunjung serta sebuah warung.

Pada bagian lain, terdapat menara Kaki Dian dengan ukuran sekitar 19 m, bercabang 7 dengan lampu di bagian ujungnya. Untuk menuju menara, pengunjung harus melewati beberapa anak tangga. Di sekitar menara terdapat bangunan yang nampak kosong, sementara di sekelilingnya ditanami bunga-bunga.

Kesan saya tempat ini kurang terawat, padahal lokasinya bagus. Jika kondisinya lebih baik, mungkin tempat ini akan menarik lebih banyak pengunjung. Pada saat akan kembali ke Manado, saya melhat ada satu tempat wisata yang sedang dibangun di dekat Kaki Dian, lokasi dan fasilitasnya nampak lebih bagus. Jangan sampai dengan dibangunnya lokasi baru Kaki Dian yang sudah lebih dulu ada akan kehilangan pesonanya.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA