Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 08 Jun 2019 14:49 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Hijaunya Alam Riau, Ini Bukit Rimbang dan Baling

Foto 1 dari 5
Sungai Subayang dan lansekap Bukit Rimbang Baling yang indah
Sungai Subayang dan lansekap Bukit Rimbang Baling yang indah
detikTravel Community - Kekayaan alam Riau terlihat nyata dari suaka margasatwanya, Bukit Rimbang dan Baling. Di sinilah flora dan fauna endemik Indonesia bisa ditemukan.

Bukit Rimbang dan Bukit Baling adalah salah satu suaka margasatwa yang terletak di Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Wilayah ini merupakan habitat asli dari hewan dan tumbuhan khas seperti Raflesia, harimau Sumatera, beruang madu, ikan sungai, dan beberapa burung endemik lainnya.

Potensi hasil hutan produksi berupa kayu, karet, sawit merupakan salah satu komoditi utama. Selama ini, kawasan Rimbang Baling terkenal dengan penebangan liar yang marak terjadi.

Selain itu di musim penghujan para penebang kayu illegal akan menghanyutkan kayu gelondongan melalui Sungai Subayang, yang merupakan jalur transportasi utama penduduk di pinggiran sungai.

Kabupaten Kampar berbatasan langsung dengan wilayah Sumatera Barat. Wilayah Sumbar juga merupakan hulu dari sungai besar yang mengalir ke wilayah Riau. Di sepanjang Sungai Subayang, banyak terdapat kampung-kampung tradisional Melayu yang hanya dapat dicapai dengan menyusuri jalur sungai dan menggunakan transportasi piyau, perahu tradisional masyarakat.

Untuk menuju kawasan Suaka Margasatwa Rimbang Baling ini kita harus menempuh perjalanan sekitar 2-3 jam dari Kota Pekanbaru menggunakan kendaraan roda empat ke arah Barat Daya.

Kendaraan roda empat hanya bisa digunakan hingga Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Hulu. Ibukota kecamatannya berada di Gema yang sekaligus sebagai pusat perekonomian.

Untuk mengunjungi desa lainnya hanya dapat ditempuh dengan menggunakan piyau seperti Desa Muara Bio, Desa Batu Songgan, Desa Kota Lama, dan desa-desa lainnya.

Di Desa Tanjung Belit telah dikembangkan pariwisata berbasis masyarakat yang menitikberatkan pada ekowisata. Beberapa daya tarik dan aktivitas yang ada seperti air wisata terjun Batu Dinding, beberapa titik pemancingan ikan, areal perkemahan, susur sungai, river tubing, dan trekking hutan.

Selain itu, apabila wisatawan ingin menginap sekarang sudah mulai disediakan penginapan berupa homestay di rumah masyarakat. Wisatawan bisa merasakan bagaimana hidup di kampung sambil berwisata.

Di bulan-bulan tertentu anda juga bisa menyaksikan tradisi membuka lubuk larangan dengan hasil panen ikan yang melimpah. Jika anda ingin libur Lebaran dengan suasana alam dan lansekap yang masih asri yuk kita main ke Suaka Margasatwa Rimbang Baling. CP: Bapak Mansur 085278825904
BERITA TERKAIT
BACA JUGA