Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 30 Jul 2019 15:35 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Membangkitkan Nasionalisme di Lapangan Banteng

Renky Liniaryadi
d'travelers
Foto 1 dari 5
Suasananya membangkitkan rasa nasionalisme.
Suasananya membangkitkan rasa nasionalisme.
detikTravel Community - Setelah direnovasi, kini Lapangan Banteng di Jakarta Pusat kian indah. Tak hanya itu, hadir juga air mancur menari dengan lagu nasional.

Lapangan Banteng di Jakarta Pusat kini telah berbenah. Dahulu yang terlihat biasa saja, kini telah menjadi luar biasa setelah direvitalisasi. Ada banyak perubahan yang terjadi di sini, sehingga dulu yang pernah berkunjung ke sini akan takjub dan merasa seperti di luar negeri.

Disulapnya taman sekitar Patung Pembebasan Irian Barat menjadi amfiteater-lah yang jadi daya tariknya. Ratusan orang datang tiap harinya tak hanya untuk berolahraga, tapi juga foto-foto untuk keperluan sosial media karena lokasinya sangat instagramable.

Atraksi yang paling menarik dan paling ditunggu-tunggu masyarakat di lokasi ini adalah Air Mancur Menari. Untuk dapat menyaksikan pertunjukan ini tidak dipungut biaya alias gratis. Namun, kita harus menunggu hingga gelap datang, karena pertunjukkan baru dimulai pada pukul 18.30 dengan durasi 15 menit.

Bila terlambat, tak perlu khawatir, karena masih ada pertunjukkan selanjutnya pada pukul 19.30 dan 20.30. Oh iya, pertunjukkan air mancur ini hanya tersedia pada akhir pekan saja, yaitu Sabtu dan Minggu, karena biaya operasionalnya cukup besar, dan pada akhir pekan pengunjung lebih banyak dari biasanya.

Hari semakin gelap, alunan musik mulai diputar, dan air pun mulai mancur mengikuti irama musiknya. Semua pengunjung sangat takjub dengan atraksi air terjun menari ini. Kualitas suara dan tata cahaya warna-warni menambah dramatis liukan air yang seolah-olah sedang menari.

Nilai tambah dari pertunjukkan ini adalah lagu pengiringnya merupakan lagu-lagu nasional seperti Bagimu Negeri, Indonesia Pusaka, Tanah Airku, dan Satu Nusa Satu Bangsa. Tak hanya itu, ada lagu daerah dari Betawi dan juga Papua turut menyemarakkan pertunjukkan ini, sehingga pengunjung dibuat menyanyi bersama.

Riuh tepuk tangan pengunjung selalu menggema tiap kali lagu selesai diputar dan air mancur berhenti. Beberapa kali saya dengar pengunjung yang datang merasa puas sekali dan terhibur, karena terasa seperti pertunjukkan di luar negeri yang selama ini hanya bisa dilihat melalui televisi.

Hal itu mengingatkan saya pada The Dubai Fountain yang merupakan pertunjukkan air mancur terbesar di dunia. Suara efek letusannya menggelegar ketika air dilepaskan ke atas, dan itu menjadi salah satu hal yang unik dari pertunjukkan tersebut. Bagi saya, adalah suatu kebanggaan jika bisa melihat pertunjukkan air mancur terbesar di dunia langsung di depan mata.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA