Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 08 Agu 2019 14:17 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Berwisata di Hat Yai, Tak Cukup Satu Hari

Eta Rahayu
d'travelers
Foto 1 dari 5
Masjid Songkhla mirip dengan Taj Mahal
Masjid Songkhla mirip dengan Taj Mahal
detikTravel Community -
Hat Yai, kota di bagian selatan Thailand ini punya patung Buddha terbesar di dunia. Selain itu, masih banyak tempat-tempat menarik bisa dikunjungi traveler yang tak cukup dalam satu hari.


Bagi para backpacker, Hat Yai di Provinsi Songkhla, Thailand bukan destinasi baru. Kota yang menyuguhkan berbagai kuliner enak, destinasi wisata menarik, hingga keramahan orangnya, menjadi alasan mengapa banyak wisatawan yang datang.

Bagi saya, alasan itu ada benarnya, tapi alasan saya pribadi mengunjungi Hat Yai bukan karena Hat Yai terkenal di kawanan backpacker. Tapi karena Hat Yai adalah kota transit. Hat Yai menjadi wilayah transit dari Malaysia menuju ke arah utara, baik wilayah Thailand sendiri, atau negara lain yang menjadi satu kesatuan daratan dengan Thailand.

Sebagai kota transit, Kota Hat Yai memiliki pesona yang tak bisa ditampik. Alam, budaya, kuliner. Apapun menyenangkan disini, kecuali panasnya. Kalau di Indonesia kita sering mengeluh panas, di Hat Yai jauh lebih panas lagi. Tapi, percayalah, panas tak akan menyurutkan langkah kita mengitari Hat Yai. Berikut tempat-tempat wisata di Hat Yai:

1. Asean Night Market

Asean Night Market adalah incaran yang mengenyangkan plus menyenangkan. Bagaimana tidak? Di sini, kita bisa makan dan belanja sepuasnya. Berkonsep seperti pasar malam hari, Asean Night Market selalu ramai. Tak hanya wisatawan, banyak warga lokal yang datang. Tak perlu khawatir, disini makanannya enak dan murah.

2. Koyo Island dan Wat Hat Yai Nai

Rugi kalau ke Thailand bagian selatan tanpa tahu disini ada 2 patung Buddha Tidur terbesar di Thailand. Bahkan katanya juga di Asia, tapi saya tak tahu pasti. Di Wat Hat Yai Nai, kita bisa melihat sang Patung Budha dengan pose yang unik dan seakan selalu tersenyum ke arah kita. Coba deh lihat kesana!

3. Pantai Samila

Samila oh Samila. Di sini kita bisa menemukan patung putri duyung warna emas dengan mitos-mitos bisa membuat kita balik ke Songkhla lagi. Ohya, lokasi Pantai Samila cukup jauh dari tengah kota Hat Yai. Setidaknya, butuh waktu satu jam untuk bisa sampai di pantai ini. Area pantainya sangat luas. Pasirnya putih dan lembut.


4. Masjid Songkhla, Sensasi Taj Mahal India di Thailand

Saya berada di Songkhla tepat satu minggu sebelum Ramadhan. Datang ke masjid ini saya tidak merasa kecewa sedikit pun. Saya terkagum-kagum dengan masjid ini. Masjidnya cukup luas, dan area luarnya juga luas. Masjid ini terletak di lingkungan perumahan. Sedikit keluar dari tengah kota.

Hat Yai, kota di bagian selatan Thailand ini punya patung Buddha terbesar di dunia. Selain itu, masih banyak tempat-tempat menarik bisa dikunjungi traveler yang tak cukup dalam satu hari.

Selain itu, masih banyak tempat wisata sepeti Hat Yai Park, Kim Yong Market, Floating Market yang bisa kita datangi. Itu sebabnya, kita nggak akan bisa menghabiskan wisatanya dalam waktu satu hari. So plan it first ya sebelum datang kesini.

Hat Yai dikenal juga dengan kata Hadyai. Pada beberapa titik, kita akan menemukan tulisan Hadyai. Jangan bingung ya.

Sebagai urban planner, saya suka mengeksplore kota-kota selain tempat saya tinggal. Thailand adalah negara ketiga yang saya kunjungi. Libur ke luar negeri, siapa sih yang nggak mau? Selain ingin umroh tahun ini, saya punya dream destination lain. Ya, saya sudah sampaikan di artikel sebelumnya, kalau saya ingin ke Dubai.

Dubai, negara di timur tengah itu bukan negara yang asing di telinga. Sering menjadi latar tempat film, seperti Fast and Furios atau Mission Impossible: Ghost Protocol, Dubai dikenal sebagai negara yang ditata apik dengan bangunan-bangunan arsitektural tingkat dewa. Sebut saja, Burj Khalifa. Gedung yang super tinggi itu punya tiga waktu, hampir sama dengan Indonesia.

Bedanya, Indonesia luas wilayahnya, Burj Khalifa tinggi gedungnya. Sejujurnya saya selalu ingin merasakan sehari saja tinggal disana saat bulan puasa. Melakukan satu hal aneh, yaitu buka puasa di lantai atas, dan sahur di lobby ground.

Menyenangkan bukan? Kalaupun hal itu tidak bisa saya lakukan, saya ingin melihat bagaimana pemerintah Dubai bisa menyulap wilayah Dubai menjadi kawasan yang apik dan modern. Bagaimana tata kota bisa mengubah citra sebuah negara, bagaimana zoning regulation kota-kota di Dubai, serta bagaimana keseharian masyarakat dubai menjalani hari. It would be nice, right?
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Mural di Kanada Keren Banget!

Senin, 26 Agu 2019 06:56 WIB

Lupakanlah grafiti yang asal-asalan, sekarang zamannya mural yang keren menghias kota. Di Quebec, Kanada mural bisa jadi keren banget.