Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 11 Sep 2019 15:10 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Menjelajahi Kota Batu Petra

Dian-koernia
d'travelers
Foto 5 dari 5
Jack Sparrow
Jack Sparrow
detikTravel Community - Kota Batu adalah julukan dari Petra di Yordania. Sudah eksis sejak tahun 312 Sebelum Masehi, Petra masuk sebagai Warisan Dunia UNESCO.

Petra, salah satu destinasi di Yordania (sekitar 3 jam dari pusat kota Amman) yang masuk di bucket list, wajib banget. Sebagai kota tua yang merupakan warisan sejarah, dibangun pada tahun 312 SM, dari suku Nabathean. Mereka membuat bangunan dengan cara memahat pada batu, sebagai salah satu keahlian utama mereka.

Buka sejak jam 6 pagi, sebaiknya Anda datang sepagi mungkin, karena butuh waktu cukup untuk menjelajah seluruh area yang sangat luas. Tiket seharga 50 JD (1 JD sekitar Rp 20.000) sehingga sayang kalau tidak kita manfaatkan semaksimal mungkin. Bawa bekal air minum dan snack, karena walau ada kedai, mengingat kurs, sehingga lumayan mahal.

Pakai baju yang nyaman untuk berjalan jauh, terutama alas kaki. Ada Kuda, keledai, Unta dan kereta kuda juga sih, tapi akan lebih asyik kalau jalan kaki. Sebab, Anda bisa berhenti setiap saat untuk foto (dan semua tempat adalah spot yang bagus untuk foto). Sementara kalau naik kendaraan, mereka akan terus melaju tanpa berhenti.

Ada 15 obyek yang bisa dikunjungi, semuanya wow! Tapi kami hanya bisa beberapa saja seperti ke  Bab Al Siq (menhir makam), The Siq (1,2 km berupa bukit batu), The Treasury/Al Khaznah (pahatan langsung di batu, setinggi 40 meter), The street of facades, The colonnaded street dan Ad Deir/Monastery (paling jauh harus mendaki naik 1.000 tangga).

The Siq adalah lorong yang selebar 3-5 meter saja, hati-hati kalau berjalan karena sempit. Sehingga kalau kereta kuda lewat, Anda harus menepi terlebih dahulu. Sepanjang 1,2 km berupa bukit batu yang indah berwarna cokelat pink.

Biasanya orang hanya sampai ke Treasury, berupa 'gedung' setinggi 40 meter yang dipahat langsung di batu. Tapi kalau waktu Anda longgar dan suka menjelajah, lanjutkan sampai ke ujung di Monastery, karena lebih wow lagi.

Siapkan stamina karena harus mendaki anak tangga. Sepanjang jalan penuh dengan pedagang suvenir dari penduduk lokal (suku Baduy) dengan penampilan seperti kapten Jack Sparrow. Rasanya speechless deh, semuanya indah pake banget.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA