Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 07 Okt 2019 13:20 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Pantai Paling Terkenal di Pacitan, Kamu Sudah ke Sini?

Foto 5 dari 5
Lelah berkeliling sila rehat sejenak ditemani segarnya kelapa muda.
Lelah berkeliling sila rehat sejenak ditemani segarnya kelapa muda.
detikTravel Community - Belum ke Pacitan kalau belum ke Pantai Klayar. Inilah pantai yang berpasir putih nan landai.

Pantai Klayar berada di Desa Kalak, Kecamatan Donorejo. Pantai yang memiliki pasir putih kecokelatan ini memiliki area yang sangat luas. Bayangkan saja dari parkiran saya harus naik ojek untuk menuju pantai utamanya. Memang bisa jalan sih, cuma cukup menguras tenaga apalagi di siang yang terik.

Nama pantai Klayar katanya diambil dari kebiasaan warga setempat yang dahulu suka 'klayar kluyur' atau jalan-jalan sore ke pantai ini. Versi lain mengatakan dahulu ada kapal yang terombang ambing dan terdampar di pulau ini. Posisi kapal yang terombang ambing diterjang ombak ini disebut dengan istilah 'glayar' yang berubah menjadi Klayar seiring berjalannya waktu.

Fasilitas yang dimiliki pantai ini juga sudah sangat komplit. Lahan parkir yang luas, warung makan dimana-mana, toilet serta mushola pun tersedia. Selain itu banyak juga toko yang menjual souvenir khas Pacitan.

Untuk biaya masuk, traveler hanya cukup mengeluarkan biaya 10 ribu rupiah saja. Dengan biaya tersebut kita sudah bisa menikmati keindahan pantai Klayar yang bisa dinikmati denyan banyak cara.

Cara yang paling simpel adalah berjalan kaki mengelilingi pantai berpasir lembut ini. Untuk yang hobi motret, ada banyak spot cantik di sini. Bagi traveler yang malas berjalan, sekadar iseng mencari umang-umang di antara bebatuan pun bisa. Mau yang lebih ekstrim traveler bisa mengelilingi pantai ini dengan menyewa ATV, tapi memang ada biaya tambahan yang diperlukan. Namun harga tersebut sebanding dengan pengalaman yang akan didapat.

Sejauh yang saya liat pantai ini sangat unik, saya bilang unik karena pantai ini terbagi menjadi dua sisi yang berlawanan. Sisi pertama terdiri dari air yang tampak hijau dari kejauhan karena bebatuan yanh ditumbuhi lumut. Memiliki nuansa yang tenang dan tidak berombak sama sekali. Sedangkan di sisi satunya, daerah yang memiliki banyak batuan tebing dan justru sangat berombak. Jadi pastikan traveler berhati-hati di spot ini, apalagi jika membawa anak.

Lelah berkeliling pantai, silakan berhenti sejenak menikmati keindahan pantai ditemani air kelapa muda yang segar. Oh iya, kalau masih kuat jalan, traveler bisa menuju spot air 'mancur' alami yang terjadi akibat ombak besar di antara bebatuan. Saya tidak sempat melihat karena sudah sangat lelah. Hem, mungkin ini pertanda lain kali saya harus kembali lagi ke pantai Klayar.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA