Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 26 Nov 2019 11:55 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Konon Pulau di Singkawang Ini Adalah yang Terkecil di Dunia

Refandi Budi D
d'travelers
Foto 1 dari 5
Inilah penampakan pulau Simping yang bisa dijadikan latar belakang berfoto
Inilah penampakan pulau Simping yang bisa dijadikan latar belakang berfoto
detikTravel Community - Singkawang di Kalimantan Barat dikenal sebagai kota yang sarat toleransi. Selain itu juga ada pulau yang kabarnya terkecil di dunia.

Kalau Anda ditanya, apa nama pulau terbesar di dunia, mungkin Anda akan mudah menjawabnya dan bahkan mudah menemukannya di peta, sebutlah Pulau Greenland. Semisal Anda ditanya apa nama pulau terbesar di Indonesia, mungkin juga Anda akan mudah menjawab Pulau Kalimantan. Akan tetapi, kalau Anda ditanya apa nama pulau terkecil di dunia atau pulau terkecil di Indonesia, apakah Anda bisa menjawabnya?

Jawaban atas kedua pertanyaan itu sama, yaitu Pulau Simping. Ya, Pulau Simping merupakan pulau terkecil di Indonesia sekaligus di dunia yang diakui oleh PBB. Pulau yang terletak di Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat ini memiliki luas kurang dari setengah hektare.

Untuk menuju pulau ini, kita dapat menempuh perjlanan dalam waktu sekitar 2 jam dari pusat Kota Pontianak. Jika kita bayangkan, pulau terkecil dan terbesar di Indonesia terletak berdampingan, yaitu pulau Simping dan pulau Kalimantan.

Dengan luas yang sangat kecil, pulau ini dikelilingi oleh batu-baru besar, bagian tengah-tengah pulau ditumbuhi pepohonan yang sangat besar, lalu terdapat juga sebuah klenteng kecil di bagian pinggir pulau. Konon, dulunya pulau ini dihuni oleh beberapa penduduk etnis Tionghoa, lalu ditinggalkan karena pulau ini mengalami abrasi. Pada akhirnya, abrasi yang terus-menerus itu yang menyebabkan pulau ini menjadi mengecil.

Pemandangan pulau yang dulunya bernama pulau Kelapa Dua ini dapat dilihat dari sebuah pantai bernama pantai Sedau. Di pantai ini terdapat jembatan penghubung menuju pulau Simping. Akan tetapi, ketika saya ke sana, kondisi jembatannya cukup memperihatinkan karena jembatan ini sudah runtuh di bagian tengahnya, menyisakan dua bagian jembatan yang tidak saling terhubung.

Alhasil, dengan ambisi saya pun berusaha mencapai pulau tersebut dengan berjalan melompati satu per satu reruntuhan jembatan yang masih muncul di permukaan demi mencapai sisi jembatan satunya, mengingat jaraknya yang tidak terlalu jauh dari pantai Sedau, yaitu sekitar 30-40 meter dan kondisi pantainya yang tidak terlalu dalam. Sayangnya, reruntuhan tersebut sangatlah licin karena ditumbuhi lumut. Saya pun akhirnya mengurungkan niat saya untuk mencapai pulau tersebut. Sungguh disayangkan.

Akhirnya, saya pun memanfaatkan waktu yang ada dengan bersantai di Pantai Sedau sambil menikmati pemandangan laut. Ketika saya mengunjungi pantai Sedau, kondisinya sangatlah sepi, tidak ada orang selain saya dan kawan saya. Jadilah kondisi yang sangat tenang yang saya nikmati di pantai tersebut.

Percayalah, pantai ini tidak kalah dengan pantai-pantai indah lainnya di Indonesia. Airnya amatlah jernih, warna biru membentang di depan mata saya hingga menembus cakrawala, bahkan bagian dasar laut bisa sangat jelas terlihat dari atas, pasir di pantai ini pun sangatlah putih seputih susu, dan suasana daratan pepohonan dan perbukitan sekeliling laut pun semakin meningkatkan nilai keindahan pantai ini.

Di sini terdapat banyak spot berfoto yang bagus, seperti di pesisir pantai, di atas batu koral besar yang ada di pantai, di reruntuhan jembatan penghubung pulau Simping, dan yang paling bagus adalah ketika pulau Simping dijadikan latar belakang berfoto.

Di Pantai Sedau ini kita juga dapat berenang karena ombaknya sangat tenang dan dasar lautnya yang dangkal. Saya suka dengan pantai ini, sangatlah suka.

Saya sempat bingung kenapa pantai yang bagus ini sangat sepi, padahal tempat ini menawarkan sebuah wisata yang unik, yaitu pulau terkecil di dunia, ditambah pemandangan pantai yang akan membuat siapapun yang ke sana takjub. Dari jembatan penguhubung yang sudah runtuh dan plang-plang yang ada, saya yakin dulunya tempat ini pernah ramai pengunjung, pernah menjadi suatu pilihan wisata yang diminati orang-orang.

Akan tetapi, entah sejak kapan tempat ini menjadi sangat sepi dan seolah-olah terbengkalai. Meninggalkan sebuah reruntuhan jembatan berlumut dan sebuah plang penanda yang sudah berkarat berisikan informasi bahwa pulau Simping merupakan pulau terkecil di dunia yang pernah diakui oleh PBB.

Seharusnya kita bangga, dan seharusnya kita merawat pulau ini dan daerah sekitarnya.

Oleh karena itu, melalui tulisan ini saya bukan hanya berharap bisa berbagi pengalaman wisata saya, tetapi saya juga berharap tulisan ini bisa menjadi informasi bagi pembaca bahwa Indonesia patut berbangga memiliki sebuah pulau iconic yang diakui oleh PBB, pulau terkecil di dunia.

Harapan yang lebih besar saya tempatkan pada pemerintah daerah dan pihak berwenang agar mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh pulau ini dan pantai di sekitarnya. Saya yakin potensi yang dimiliki wisata pulau ini amatlah besar dan pulau ini bisa menjadi wisata yang diminati banyak orang.

Buat kamu yang mau wisata ke pulau terkecil di dunia ini, bisa lebih dulu membeli tiket pesawat via tiket.com ke Pontianak lebih dulu dan dilanjutkan dengan berkendara ke Singkawang.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA