Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 19 Apr 2020 13:35 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Kalabahi, Sisi Lain Alor yang Sepi

Lena Ellitan
d'travelers
Foto 1 dari 5
Mentari terbit dari ufuk Timur Kota Kalabahi.
Mentari terbit dari ufuk Timur Kota Kalabahi.
detikTravel Community -

Kalabahi, sebuah kota di Alor yang terkenal sunyi. Berada di salah satu pulau terluar di sisi Timur Indonesia, Kalabahi menyimpan banyak potensi wisata.

Saya ceritakan perjalanan singkat ke Kalabahi dengan seribu kesan tak terucap, dan tidak tahu lagi bila akan datang kembali ke kota yang masih sunyi ini. Kalabahi adalah ibu kota Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dapat dikatakan, kota ini merupakan salah satu kota terdepan dan terluar karena kota ini berhadapan langsung dengan Timor Leste. Kota ini terletak di bagian dalam Teluk Mutiara yang dulunya dinamakan Teluk Kalabahi.

Perjalanan ke Kalabahi walaupun sangat singkat, tapi merupakan rezeki tersendiri dan anugrah Tuhan yang saya syukuri. Sebenarnya saya mengenai nama kota ini setelah mendapatkan tugas untuk mengunjungi salah satu Perguruan Tinggi di Kalabahi.

Saya menginap di Hotel yang direkomendasikan oleh pihak Universitas, yaitu Pulo Alor Hotel yang terletak di Pusat Kota Kalabahi. Panduan pejalan mengatakan, bahwa Kalabahi adalah Lonely Planet dan tentu saja masih dikategorikan sebagai 'the island less travelled' (menurut saya).

Menurut sejarah, nama Kota Kalabahi diambil dari kata asli dalam bahasa Alor yang memiliki arti pohon kesambi. Pohon ini dulu banyak ditemukan di wilayah kota ini pada masa pemerintahan kolonial Belanda memindahkan pusat pemerintahan di Alor dari Alor Kecil ke Kalabahi pada tahun 1911.

Kalabahi memiliki sebuah Pelabuhan yang dinamakan Pelabuhan Kalabahi. Pelabuhan ini menjadi pelabuhan penting bagi lalu-lintas barang dan penumpang. Semua kapal-kapal yang dinggah di Pelabuhan Kalabahi secara regular beroperasi menghubungkan Kalabahi dengan desa-desa pantai di kabupaten Alor, serta kota-kota lain di Provinsi NTT.

Kalabahi juga memiliki satu lapangan udara yang dinamakan Bandara Udara Mali. Tidak banyak pesawat penumpang yang menuju ke kota ini. Sejauh informasi yang saya ketahui hanya ada satu pesawat Wings Air yang bolak-balik dari Kupang ke Kalabahi setiap hari. Kalabahi juga menjadi kantor pusat media suratkabar Alor Pos dan memiliki beberapa stasiun radio lokal sebagai media informasi dan komunikasi.

Masyarakat kalabahi memiliki penghasilan yang tidak besar, tapi mereka memiliki kemauan yang kuat agar generasi keturunan mereka mendapatkan pendidikan yang baik. Semoga Kalabahi akan semakin maju ke depan, semakin di kenal dan semakin siap sumber daya mereka dalam menjalani masa depan.



BERITA TERKAIT
BACA JUGA