Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 01 Jun 2020 14:55 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Berjuta Masa Lalu di Museum Udon Thani, Thailand

nhe_firmansyah
d'travelers
Foto 1 dari 5
Stasiun Udon Thani
Stasiun Udon Thani
detikTravel Community -

Udon Thani adalah provinsi yang terletak di bagian timur laut Thailand. Berderet sejarah tersimpan di sana.

Udon Thani tak sepopuler kota wisata Thailand lain, seperti Bangkok, Phuket atau Chiang Mai. Tapi, daya tarik tempat yang orang lokal menyebut daerah timur laut Thailand dengan nama Isan itu tak kalah ciamik dari tiga kota tersebut.

Perjalanan darat ke Udon Thani bisa ditempuh selama 7 jam dari Bangkok dan tak lebih dari 1,5 jam jika menggunakan pesawat. Tapi, di perjalanan kali ini, kami menggunakan kereta api dari Provinsi Khon Kaen. Waktu tempuh sekitar dua jam dan tiketnya hanya 25 baht per orang.

Sejarah mencatat, provinsi ini telah didiami manusia sejak zaman perunggu. Para arkeolog menemukan benda-benda zaman perunggu di Ban Chiang dan menjadikannya sebagai UNESCO world heritage.

Baca juga: Mengenal Makam Kehormatan Belanda di Menteng Pulo

 

Setelah zaman perunggu, wilayah Udon Thani sempat menjadi rebutan antara kerajaan Wieng Chang (Laos) dan Siam (Thailand). Setelah itu, Udon Thani juga sempat menjadi daerah penyangga di masa perang Perancis-Siam dan daerah pangkalan udara di masa perang Amerika dan Vietnam. Saat ini, Udon Thani merupakan kota transit karena dekat dengan Negara Laos.

Sejarah panjang Udon Thani yang saya ulas sedikit tadi telah dirangkum lengkap di museum Udon Thani. Di perjalanan mengelilingi Udon Thani ini, kami sempat mampir ke museum Udon Thani. Akses ke museumnya lumayan mudah, karena letaknya di tengah kota.

Waktu itu, kami menggunakan taxi online untuk menuju museumnya. Bangunan museumnya mirip bangunan Eropa, klasik dan megah.

Tiket masuk untuk orang dewasa adalah 10 baht, sedangkan anak kecil adalah 5 baht. Jam buka museum adalah pukul 08.30 - 16.30. Museum buka setiap hari Selasa hingga Minggu, hanya tutup pada hari Senin, seperti museum lain di dunia.

Terdapat beberapa area di museumnya, seperti area sejarah zaman perunggu di Udon Thani, termasuk barang-barang peninggalannya. Area lainnya adalah zaman pembangunan Udon Thani oleh Pangeran Prachaksinlapakhom. Selain itu juga ditampilkan sisi kebudayaan, lingkungan dan geologi Udon Thani.

Baca Juga: Baca Juga: Akar Mangalik, Herbal Raja Ampat yang Jadi Buruan Turis

----

Traveler punya pengalaman traveling di berbagai tempat menarik? Kirim artikelmu di Link Ini



BERITA TERKAIT
BACA JUGA