Berperahu di Pesisir Jakarta

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Berperahu di Pesisir Jakarta

Afif Farhan - detikTravel
Kamis, 01 Nov 2012 19:20 WIB

Jakarta - Jakarta tidak hanya memiliki museum atau gedung-gedung bersejarah. Satu lagi suguhan wisata di ibukota, yaitu berperahu di Pelabuhan Sunda Kelapa. Anda akan bertemu dengan banyak rumah terapung di sana. Mau coba

Di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Anda akan diajak untuk berperahu jalan-jalan ke Pasar Ikan dan pemukiman di pesisir. Ada banyak rumah terapung dan para nelayan di sana. Biasanya perjalanan tersebut berlangsung sekitar 45 menit. (Afif/detikTravel)
Ada dua jenis perahu yang dapat Anda gunakan, yaitu perahu ojek atau sampan. Biaya untuk naik sampan berdayung sebesar Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu untuk naik perahu ojek bermesin. Naik bersama-sama teman, akan lebih mengirit biaya. (Afif/detikTravel)
Pemandangan rumah-rumah terapung di atas air terlihat jelas di sini. Rumah-rumah tersebut kebanyakan dihuni oleh para nelayan. Jangan heran, Anda akan melihat aktivitas nelayan dan keluarganya di sana. Rumah-rumah tersebut terbuat dari bambu. (Afif/detikTravel)
Tak hanya rumah-rumah nelayan, ada juga musala terapung di sana. Suara adzan selalu terdengar setiap kali memasuki waktu salat di musalanya. Musala ini juga menjadi pusat kegiatan dan tempat menyatunya masyarakat sekitar. (Afif/detikTravel)
Saat perjalanan, Anda akan melewati sebuah jembatan besi. Jembatan kecil ini selalu dipenuhi oleh lalu lalang masyarakat sekitar. Anda harus membungkukan badan saat melewati jembatannya. Jangan sampai kepala Anda terbentur jembatan ya! (Afif/detikTravel)
Salah satu pemandangan kontras terlihat di sini. Pemandangan rumah-rumah terapung yang berderet dan berhimpitan, dilatarbelakangi oleh gedung-gedung tinggi pencakar langit. Hal ini menjadi objek foto yang menarik. Jepret! (Afif/detikTravel)
Sampah-sampah plastik dan lainnya mengambang di sepanjang aliran airnya. Sesekali, mungkin Anda harus menutup hidung untuk menahan baunya. Akan tetapi, hal ini juga dapat menjadi wisata yang menarik dan berbeda. Anda seolah melihat sisi lain Jakarta. (Afif/detikTravel)
erahu-perahu nelayan di sini berlabuh dan berderet rapi di tepian. Para nelayan terlihat sedang beristirahat di atas kapalnya masing-masing. Ada yang tertidur atau berbincang satu sama lain. Jangan ragu untuk menyapa, karena mereka sungguh ramah. (Afif/detikTravel)
Agus, salah satu pemilik sampan ojek di sini. Menurutnya, banyak wisatawan asing yang wisata berperahu ini. Kebanyakan wisatawan tersebut berasal dari Belanda dan Jepang. "Tempat ini bagus untuk wisata, tapi kalau bersih pasti lebih bagus lagi," tuturnya. (Afif/detikTravel)
Selama perjalanan, terlihat masyarakat sekitar yang berlalu lalang dengan menggunakan sampan. Mereka berpergian dari satu kampung ke kampung yang lain. Sampan merupakan salah satu transportasi utama di sini. (Afif/detikTravel)
Berperahu di Pesisir Jakarta
Berperahu di Pesisir Jakarta
Berperahu di Pesisir Jakarta
Berperahu di Pesisir Jakarta
Berperahu di Pesisir Jakarta
Berperahu di Pesisir Jakarta
Berperahu di Pesisir Jakarta
Berperahu di Pesisir Jakarta
Berperahu di Pesisir Jakarta
Berperahu di Pesisir Jakarta
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads