Tifa Keramat Ini Dibuat dari Kulit Manusia!

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Tifa Keramat Ini Dibuat dari Kulit Manusia!

Rachmadin Ismail - detikTravel
Selasa, 25 Jun 2013 13:24 WIB

Jayapura - Tifa dikenal wisatawan sebagai alat musik pukul khas Papua seperti gendang. Kalau berkunjung ke Pulau Yobeh di Danau Sentani, Jayapura, wisatawan bisa melihat tifa keramat yang dibuat dari kulit manusia asli.

Tifa adalah alat musik pukul khas Papua seperti gendang. Nah, di Danau Sentani, Jayapura, ada tifa keramat berumur ratusan tahun. Tifa ini dibuat dari kulit manusia asli! (Madin/detikTravel)
Tifa langka nan sakral itu terletak di Pulau Yobeh, Danau Sentani, Jayapura. detikTravel bersama rombongan Kemenparekraf berkesempatan untuk melihat langsung alat musik itu di sela-sela Festival Danau Sentani 2013, akhir minggu lalu (Madin/detikTravel)
Suasana desa di Pulau Yobeh. Butuh waktu 45 menit untuk mencapainya lewat jalur darat dari Pantai Khalkote, pusat Festival Danau Sentani 2013 berada. Menggunakan perahu, Pulau Yobeh pun bisa dicapai dengan waktu sekitar 1 jam (Madin/detikTravel)
Tifa keramat ini dijaga Eliana Felle dan suaminya Moses. Sebelumnya, tak ada pendatang yang bisa melihat tifa itu karena kesakralannya (Madin/detikTravel)
Sejak setahun terakhir, para penduduk Kampung Yobeh mulai sadar potensi wisata yang bisa dimanfaatkan dari benda bersejarah tersebut. Menurut Eliana, tifa ini sudah berumur ratusan tahun dan terbuat dari kulit dada manusia. Tifa ini dipercaya sebagai yang tertua di Papua (Madin/detikTravel)
Tifa itu dibuat sepasang, laki-laki dan perempuan. Pada 1950, salah satu tifa dibawa ke Museum Leiden. Satu tifa lagi dipertahankan di kediaman Eliana. Untuk kepentingan pengunjung, dibuatlah satu tifa replika agar tetap tetap terlihat sepasang (Madin/detikTravel)
Konon, apabila ada tokoh adat yang akan meninggal, tifa di Yobeh dan Leiden akan berbunyi sendiri. Tak ada yang berani menyentuh tifa mistis itu selain keluarga Felle. Praktis hanya Eliana dan suaminya, Moses yang bisa merawat dan memegangnya. Tak ada lagi keturunan lain selain mereka (Madin/detikTravel)
Ada cerita lainnya yang menyebutkan keberadaan satu tifa lagi di Teluk Humbolt, Jayapura. Tifa tersebut juga dipercaya akan berbunyi sama dengan dua tifa lainnya. Menurut Moses, tifa ini dibawa dari tempat leluhur mereka dari Papua Nugini. Kulit manusia dipilih karena kepercayaan kala itu mengharuskannya (Madin/detikTravel)
Selain tifa tua, para wisatawan juga bisa melihat tombak kuno yang hanya dipakai saat perang. "Kami berharap ada perhatian juga dari dinas untuk membantu fasilitas di kampung ini," kata Moses (Madin/detikTravel)
Di desa ini, ada juga batu komando perang yang bersejarah. Para warga desa berharap, peninggalan sejarah ini bisa jadi daya tarik bagi wisatawan (Madin/detikTravel)
Tifa Keramat Ini Dibuat dari Kulit Manusia!
Tifa Keramat Ini Dibuat dari Kulit Manusia!
Tifa Keramat Ini Dibuat dari Kulit Manusia!
Tifa Keramat Ini Dibuat dari Kulit Manusia!
Tifa Keramat Ini Dibuat dari Kulit Manusia!
Tifa Keramat Ini Dibuat dari Kulit Manusia!
Tifa Keramat Ini Dibuat dari Kulit Manusia!
Tifa Keramat Ini Dibuat dari Kulit Manusia!
Tifa Keramat Ini Dibuat dari Kulit Manusia!
Tifa Keramat Ini Dibuat dari Kulit Manusia!
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads