Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 22 Feb 2019 06:53 WIB

PHOTOS

Foto: Keindahan Kuil Terapung Kebanggaan Jepang

Bona
detikTravel

Hiroshima - Hiroshima punya kuil eksotis yang jadi kebanggaan Jepang, Itsukushima. Kuil terapung ini katanya dibangun secara mistis.

Jalan-jalan ke Hiroshima, ada Pulau Miyajima. Pulau Miyajima bisa dijangkau dengan menggunakan kapal ferry dari pelabuhan khusus ke Miyajima. (Bonauli/detikTravel)
Jalan-jalan ke Hiroshima, ada Pulau Miyajima. Pulau Miyajima bisa dijangkau dengan menggunakan kapal ferry dari pelabuhan khusus ke Miyajima. (Bonauli/detikTravel)
Harga tiket ferry JPY 180 atau sekitar Rp 22.869 per orang. Selama 10 menit perjalanan, wisatawan akan terpesona pemandangan gerbang Torii raksasa di tengah lautan. (Bonauli/detikTravel)
Harga tiket ferry JPY 180 atau sekitar Rp 22.869 per orang. Selama 10 menit perjalanan, wisatawan akan terpesona pemandangan gerbang Torii raksasa di tengah lautan. (Bonauli/detikTravel)
Miyajima menjadi pulau untuk berdoa. Di sini terdapat kuil Itsukushima Shrine. Artinya adalah tempat pemujaan dewa. (Bonauli/detikTravel)
Miyajima menjadi pulau untuk berdoa. Di sini terdapat kuil Itsukushima Shrine. Artinya adalah tempat pemujaan dewa. (Bonauli/detikTravel)
Kuil ini disebut mengapung karena berada di atas laut. Namun sebenarnya kuil ini dibangun di daerah pasang surut air laut. (Bonauli/detikTravel)
Kuil ini disebut mengapung karena berada di atas laut. Namun sebenarnya kuil ini dibangun di daerah pasang surut air laut. (Bonauli/detikTravel)
Itsukushima Shrine menghadap langsung ke gerbang torii raksasa yang diberi warna oranye sebagai penolak iblis. Seisi kuil pun di cat oranye dengan simbol yang sama. (Bonauli/detikTravel)
Itsukushima Shrine menghadap langsung ke gerbang torii raksasa yang diberi warna oranye sebagai penolak iblis. Seisi kuil pun di cat oranye dengan simbol yang sama. (Bonauli/detikTravel)
Gerbang torii menjadi tujuan utama wisatawan datang ke Pulau Miyajima. Bahkan Fernando Torres pernah berkunjung ke sini karena kagum dengan kuil ini. (Bonauli/detikTravel)
Gerbang torii menjadi tujuan utama wisatawan datang ke Pulau Miyajima. Bahkan Fernando Torres pernah berkunjung ke sini karena kagum dengan kuil ini. (Bonauli/detikTravel)
Pada saat air laut surut, wisatawan bisa turun dan berfoto sampai ke bawah gerbang. Banyak yang menunggu sampai sore untuk mendapatkan kesempatan ini. (Bonauli/detikTravel)
Pada saat air laut surut, wisatawan bisa turun dan berfoto sampai ke bawah gerbang. Banyak yang menunggu sampai sore untuk mendapatkan kesempatan ini. (Bonauli/detikTravel)
Kuil Itsukushima merupakan tempat ibadah bagi umat Shinto. Walau demikian, tempat ini tetap dibuka untuk destinasi umum. (Bonauli/detikTravel)
Kuil Itsukushima merupakan tempat ibadah bagi umat Shinto. Walau demikian, tempat ini tetap dibuka untuk destinasi umum. (Bonauli/detikTravel)
Sebelum masuk, biasanya orang-orang yang mau berdoa di sini akan membasuh tangan seperti wudhu. Caranya pun tak boleh asal. (Bonauli/detikTravel)
Sebelum masuk, biasanya orang-orang yang mau berdoa di sini akan membasuh tangan seperti wudhu. Caranya pun tak boleh asal. (Bonauli/detikTravel)
Tak jauh dari pintu gerbang, ada altar doa untuk menghilangkan nasib buruk. Wisatawan bisa mengambil sebuah tongkat kayu dengan untaian kertas putih. (Bonauli/detikTravel)
Tak jauh dari pintu gerbang, ada altar doa untuk menghilangkan nasib buruk. Wisatawan bisa mengambil sebuah tongkat kayu dengan untaian kertas putih. (Bonauli/detikTravel)
Di seberang altar penghilang nasib buruk ada pula tempat persembahan. Di sini, masyarakat maupun wisatawan bisa melemparkan koin dan berdoa untuk keberuntungan. (Bonauli/detikTravel)
Di seberang altar penghilang nasib buruk ada pula tempat persembahan. Di sini, masyarakat maupun wisatawan bisa melemparkan koin dan berdoa untuk keberuntungan. (Bonauli/detikTravel)
Bagian dalam kuil ada Haraiden di tengah sebagai tempat berdoa, Taka-Butai sebagai bagian tertinggi untuk pementasan seni tari, Hira-Butai di paling depan untuk menyambut tamu. (Bonauli/detikTravel)
Bagian dalam kuil ada Haraiden di tengah sebagai tempat berdoa, Taka-Butai sebagai bagian tertinggi untuk pementasan seni tari, Hira-Butai di paling depan untuk menyambut tamu. (Bonauli/detikTravel)
Kuil ini adalah situs warisan dunia UNESCO tahun 1996, Itsukushima hanya memiliki satu jalur masuk dan keluar di satu gerbang. (Bonauli/detikTravel)
Kuil ini adalah situs warisan dunia UNESCO tahun 1996, Itsukushima hanya memiliki satu jalur masuk dan keluar di satu gerbang. (Bonauli/detikTravel)
Ada pagoda cantik yang menjulang bernama Gojunoto. Pagoda ini dibangun pada tahun 610 masehi dengan tinggi 27 meter dengan 5 lantai namun tidak dibuka untuk umum. (Bonauli/detikTravel)
Ada pagoda cantik yang menjulang bernama Gojunoto. Pagoda ini dibangun pada tahun 610 masehi dengan tinggi 27 meter dengan 5 lantai namun tidak dibuka untuk umum. (Bonauli/detikTravel)
Di tempat ini banyak rusa. Masyarakat percaya bahwa rusa adalah pembantu dewa. Wisatawan dilarang untuk memberi rusa makan, karena sudah diurus pengelola (Bonauli/detikTravel)
Di tempat ini banyak rusa. Masyarakat percaya bahwa rusa adalah pembantu dewa. Wisatawan dilarang untuk memberi rusa makan, karena sudah diurus pengelola (Bonauli/detikTravel)
Puas jalan-jalan di area kuil, kamu juga bisa menikmati ragam kuliner khas dari Pulau Miyajima. Yang paling populer adalah tiram. (Bonauli/detikTravel)
Puas jalan-jalan di area kuil, kamu juga bisa menikmati ragam kuliner khas dari Pulau Miyajima. Yang paling populer adalah tiram. (Bonauli/detikTravel)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA