Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 15 Mar 2019 08:53 WIB

PHOTOS

Foto Langka Tarian Cendrawasih di Hutan Tambrauw

Bona
detikTravel

Tambrauw - Wisata bird watching cendrawasih jadi atraksi paling khas di tanah Papua. Di Tambrauw, wisatawan bisa melihat cendrawasih dengan lebih mudah lho!

Hutan konservasi yang luas menyambut wisatawan di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat. Melihat cendrawasih di tanah aslinya adalah hal yang tak boleh dilewatkan. (dok Kementerian Pariwisata)
Hutan konservasi yang luas menyambut wisatawan di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat. Melihat cendrawasih di tanah aslinya adalah hal yang tak boleh dilewatkan. (dok Kementerian Pariwisata)
Untuk bird watching di Distrik Sausapor, wisatawan harus ke Hutan Desa Nangguo atau Kawasan Observasi Burung Nangguo selama 50 menit. (dok Kementerian Pariwisata)
Untuk bird watching di Distrik Sausapor, wisatawan harus ke Hutan Desa Nangguo atau Kawasan Observasi Burung Nangguo selama 50 menit. (dok Kementerian Pariwisata)
Dari pintu masuk, wisatawan bisa harus treking selama 15 menit untuk sampai di titik pengamatan. (Aria Sankhyaadi/Istimewa)
Dari pintu masuk, wisatawan bisa harus treking selama 15 menit untuk sampai di titik pengamatan. (Aria Sankhyaadi/Istimewa)
Bird watching di Sausapor cukup baik, ada trek untuk memudahkan wisatawan. Panjang jalan berundak 300 meter dan menanjak 45 derajat. (Aria Sankhyaadi/Istimewa)
Bird watching di Sausapor cukup baik, ada trek untuk memudahkan wisatawan. Panjang jalan berundak 300 meter dan menanjak 45 derajat. (Aria Sankhyaadi/Istimewa)
Wisatawan akan disediakan tempat bersembunyi dari kayu dan ditutup dengan dedaunan. Sehingga wisatawan tidak terlihat oleh cendrawasih (Aria Sankhyaadi/Istimewa)
Wisatawan akan disediakan tempat bersembunyi dari kayu dan ditutup dengan dedaunan. Sehingga wisatawan tidak terlihat oleh cendrawasih (Aria Sankhyaadi/Istimewa)
Datanglah sepagi mungkin, pakai baju berwarna gelap dan jangan gunakan wewangian apa pun karena indra penciuman burung sangat tajam. (Aria Sankhyaadi/Istimewa)
Datanglah sepagi mungkin, pakai baju berwarna gelap dan jangan gunakan wewangian apa pun karena indra penciuman burung sangat tajam. (Aria Sankhyaadi/Istimewa)
Di titik persembunyian, traveler diminta tenang dan tidak bersuara. Perlahan, suara kicauan burung akan terdengar bersahutan. (Aria Sankhyaadi/Istimewa)
Di titik persembunyian, traveler diminta tenang dan tidak bersuara. Perlahan, suara kicauan burung akan terdengar bersahutan. (Aria Sankhyaadi/Istimewa)
Suara cendrawasih berbeda dengan burung lainnya. Bukan seperti siulan, suara cendrawasih justru seperti monyet yang menggema. (dok Kementerian Pariwisata)
Suara cendrawasih berbeda dengan burung lainnya. Bukan seperti siulan, suara cendrawasih justru seperti monyet yang menggema. (dok Kementerian Pariwisata)
Sesekali burung akan berpindah ke dahan pepohonan dan mengepakkan sayap dengan indahnya. Ekor cendrawasih jantan lebih panjang dari betina. (dok Kementerian Pariwisata)
Sesekali burung akan berpindah ke dahan pepohonan dan mengepakkan sayap dengan indahnya. Ekor cendrawasih jantan lebih panjang dari betina. (dok Kementerian Pariwisata)
Kalau sudah begini, siapkan kameramu dan jangan lupa untuk mengabadikan cendrawasi yang sedang menari. (dok Kementerian Pariwisata)
Kalau sudah begini, siapkan kameramu dan jangan lupa untuk mengabadikan cendrawasi yang sedang menari. (dok Kementerian Pariwisata)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA