Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 14 Jul 2019 23:10 WIB

PHOTOS

Foto: Istana Kuno di Jantung Osaka

Dana Aditiasari
detikTravel

Osaka - Bangunan istana kuno ini masih terlihat megah di jantung Kota Osaka. Namanya Osaka Castle, yang harus didatangi saat kamu liburan ke Osaka.

Begini megahnya Osaka Castle, istana kuno yang ada di Kota Osaka, Jepang. (Dana Aditiasari/detikcom)

Begini megahnya Osaka Castle, istana kuno yang ada di Kota Osaka, Jepang. (Dana Aditiasari/detikcom)

Bangunan ini jadi peninggalan sejarah masa lalu masyarakat Jepang yang dibangun selama 15 tahun mulai 1583 hingga 1598. (Dana Aditiasari/detikcom)

Bangunan ini jadi peninggalan sejarah masa lalu masyarakat Jepang yang dibangun selama 15 tahun mulai 1583 hingga 1598. (Dana Aditiasari/detikcom)

Torii atau gerbang kuil khas Jepang manjadi ornamen bangunan pertama yang akan dijumpai sebelum memasuki area kuil. (Dana Aditiasari/detikcom)

Torii atau gerbang kuil khas Jepang manjadi ornamen bangunan pertama yang akan dijumpai sebelum memasuki area kuil. (Dana Aditiasari/detikcom)

Setelah itu baru dijumpai patung perunggu Toyotomi Hideyoshi yang merupakan tokoh penting dalam sejarah menyatukan Jepang. (Dana Aditiasari/detikcom)

Setelah itu baru dijumpai patung perunggu Toyotomi Hideyoshi yang merupakan tokoh penting dalam sejarah menyatukan Jepang. (Dana Aditiasari/detikcom)

Begitu memasuki gerbang tersebut, nuansa kuno kian kental terasa disambut Sengan-yagura Turret atau menara Sengan-yagura. Di masa perang, menara ini diisi para pemanah terbaik yang bakal menghalau musuh yang ingin menerobos gerbang Ote-guchi. (Dana Aditiasari/detikcom)

Begitu memasuki gerbang tersebut, nuansa kuno kian kental terasa disambut Sengan-yagura Turret atau menara Sengan-yagura. Di masa perang, menara ini diisi para pemanah terbaik yang bakal menghalau musuh yang ingin menerobos gerbang Ote-guchi. (Dana Aditiasari/detikcom)

Begitu memasuki kawasan castle, pengunjung akan disambut pemandangan indah dinding raksasa yang dikelilingi danau buatan. Tumpukan bebatuan warna abu-ubu gelap dipadu birunya air di danau buatan, menjadi kombinasi menarik yang memanjakan mata. (Dana Aditiasari/detikcom)

Begitu memasuki kawasan castle, pengunjung akan disambut pemandangan indah dinding raksasa yang dikelilingi danau buatan. Tumpukan bebatuan warna abu-ubu gelap dipadu birunya air di danau buatan, menjadi kombinasi menarik yang memanjakan mata. (Dana Aditiasari/detikcom)

Selanjutnya adalah area utama Osaka Castle. Pengunjung bakal kembali disambut gerbang  baja namun dengan ukuran lebih kecil yang masih didominasi warna hitam dan putih. Gerbang ini jadi jalan menuju area utama Osaka castle. (Dana Aditiasari/detikcom)

Selanjutnya adalah area utama Osaka Castle. Pengunjung bakal kembali disambut gerbang  baja namun dengan ukuran lebih kecil yang masih didominasi warna hitam dan putih. Gerbang ini jadi jalan menuju area utama Osaka castle. (Dana Aditiasari/detikcom)

Tampak luar, istana ini didominasi dinding berwarna putih hitam dengan bagian atap yang berundak. Tampilang muka atapnya dihiasi ornamen-ornamen pahatan emas yang cantik menyatu dengan genting atap berwarna hijau. Keseluruhan bangunan yang tampil kuno berhasil menyatu padu dengan latar belakang lanskap kota yang modern. (Dana Aditiasari/detikcom)

Tampak luar, istana ini didominasi dinding berwarna putih hitam dengan bagian atap yang berundak. Tampilang muka atapnya dihiasi ornamen-ornamen pahatan emas yang cantik menyatu dengan genting atap berwarna hijau. Keseluruhan bangunan yang tampil kuno berhasil menyatu padu dengan latar belakang lanskap kota yang modern. (Dana Aditiasari/detikcom)

Sampai sini, pengunjung tak dipungut biaya sedikitpun alias grtis. Pengunjung baru akan dipungut biaya ketika akan memasuki bangunan utama. Di loket, pengunjung akan dipungut sekitar 600 Yen (Rp 78 ribu) per orang. Setelah membeli tiket masuk di loket, pengunjung tinggal menapaki anak tangga untuk menuju bangunan utama. (Dana Aditiasari/detikcom)
Sampai sini, pengunjung tak dipungut biaya sedikitpun alias grtis. Pengunjung baru akan dipungut biaya ketika akan memasuki bangunan utama. Di loket, pengunjung akan dipungut sekitar 600 Yen (Rp 78 ribu) per orang. Setelah membeli tiket masuk di loket, pengunjung tinggal menapaki anak tangga untuk menuju bangunan utama. (Dana Aditiasari/detikcom)
Puas menjelajah Tenshukaku Osaka Castle, pengunjung bisa menikmati taman yang ada di sekitar istna. Tak ada pedagang kaki lima di sini, tapi ada vending machine siap memanjakan pengunjung yang kelelahan dengan minuman dingin yang menyegarkan. (Dana Aditiasari/detikcom)
Puas menjelajah Tenshukaku Osaka Castle, pengunjung bisa menikmati taman yang ada di sekitar istna. Tak ada pedagang kaki lima di sini, tapi ada vending machine siap memanjakan pengunjung yang kelelahan dengan minuman dingin yang menyegarkan. (Dana Aditiasari/detikcom)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA