Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 18 Jul 2019 09:45 WIB

PHOTOS

Foto: Berburu Biji Kopi Pilihan di Pinggiran Magelang

Magelang - Siapa yang tak suka kopi? Pun kalau tak suka, pasti jatuh cinta kalau ikut tur kopi di Magelang ini.

Ada eduwisata unik di pinggiran Kabupaten Magelang, yakni agrowisata Coffee Plantation Tour di Resor MesaStila (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Ada eduwisata unik di pinggiran Kabupaten Magelang, yakni agrowisata Coffee Plantation Tour di Resor MesaStila (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Biji kopi sedang dijemur selama 10 hari dari biji kopi basah (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Biji kopi sedang dijemur selama 10 hari dari biji kopi basah (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Di penjelasan awal tentang perbedaan kopi diketahui dari rupa daun. Yang paling besar adalah ekselsa atau liberika, medium adalah robusta, memanjang kecil adalah arabika (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Di penjelasan awal tentang perbedaan kopi diketahui dari rupa daun. Yang paling besar adalah ekselsa atau liberika, medium adalah robusta, memanjang kecil adalah arabika (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Dalam paket menginap, ada Coffee Plantation Tour yang dapat diikuti secara gratis. Tur ini selama 45-60 menit mengelilingi kebun kopi milik Resor MesaStila (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Dalam paket menginap, ada Coffee Plantation Tour yang dapat diikuti secara gratis. Tur ini selama 45-60 menit mengelilingi kebun kopi milik Resor MesaStila (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Setiap 12 ton biji kopi basah dihasilkan tiap tahun dan hanya menghasilkan 3 ton biji kopi kering. Yakni 4:1 perbandingannya (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Setiap 12 ton biji kopi basah dihasilkan tiap tahun dan hanya menghasilkan 3 ton biji kopi kering. Yakni 4:1 perbandingannya (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Ini tempat roasting atau menyangrai kopi. Api yang digunakan pun tradisional yakni berbahan bakar kayu untuk meroasting selama 2 jam (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Ini tempat roasting atau menyangrai kopi. Api yang digunakan pun tradisional yakni berbahan bakar kayu untuk meroasting selama 2 jam (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Di Coffee Plantation Tour di Resor MesaStila kamu akan mencoba makan biji kopi seusai disangrai dengan tambahan gula Jawa (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Di Coffee Plantation Tour di Resor MesaStila kamu akan mencoba makan biji kopi seusai disangrai dengan tambahan gula Jawa (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Lahan kopi di MesaStila 90 persen berjenis robusta. Panennya hanya setahun sekali (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Lahan kopi di MesaStila 90 persen berjenis robusta. Panennya hanya setahun sekali (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Untuk diketahui, area Resor MesaStila ada di ketinggian 687 mdpl. Ada sebanyak 30-35 ribu pohon kopi di sana dan ada yang berumur 70 tahun (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Untuk diketahui, area Resor MesaStila ada di ketinggian 687 mdpl. Ada sebanyak 30-35 ribu pohon kopi di sana dan ada yang berumur 70 tahun (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Jika kamu nggak menginap di MesaStila juga dapat ikut ke tur ini dengan membayar Rp 200 ribu sudah termasuk bingkisan kopi dan mencicip biji kopi (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Jika kamu nggak menginap di MesaStila juga dapat ikut ke tur ini dengan membayar Rp 200 ribu sudah termasuk bingkisan kopi dan mencicip biji kopi (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Satu pohon kopi bisa menghasilkan 10 kilogram biji. Kini ada program peremajaan pohon kopi yang sudah tak terlalu bagus produksinya (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Satu pohon kopi bisa menghasilkan 10 kilogram biji. Kini ada program peremajaan pohon kopi yang sudah tak terlalu bagus produksinya (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Breaking News
×
Reuni 212 di Masjid At-Tin
Reuni 212 di Masjid At-Tin Selengkapnya