Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 22 Jul 2019 08:50 WIB

PHOTOS

Potret Homestay Ramah Lingkungan di Dieng

Uje Hartono
detikTravel

Banjarnegara - Homestay di Dieng adalah hal yang biasa. Yang terbaru adalah, sudah ada homestay yang berkonsep ramah lingkungan.

Bangunan homestay ini pun tidak biasa, terbuat dari bambu apus dan petung. Sekelilingnya adalah tanaman kentang (Uje Hartono/detikcom)

Bangunan homestay ini pun tidak biasa, terbuat dari bambu apus dan petung. Sekelilingnya adalah tanaman kentang (Uje Hartono/detikcom)


Suasana sejuk nan hijau begitu terasa di homestay Mikroba di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara (Uje Hartono/detikcom)

Suasana sejuk nan hijau begitu terasa di homestay Mikroba di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara (Uje Hartono/detikcom)


Bentuknya dibangun ala rumah panggung dengan kamar mandi berada di bawah kamar. Homestay ini sudah dipesan saat gelaran Dieng Culture Festival (DCF) di Agustus mendatang hingga tahun 2020 (Uje Hartono/detikcom)

Bentuknya dibangun ala rumah panggung dengan kamar mandi berada di bawah kamar. Homestay ini sudah dipesan saat gelaran Dieng Culture Festival (DCF) di Agustus mendatang hingga tahun 2020 (Uje Hartono/detikcom)


Ada lima kamar dengan kapasitas 4 sampai 6 orang. Tetapi ada satu yang besar bisa 8 sampai 10 orang (Uje Hartono/detikcom)

Ada lima kamar dengan kapasitas 4 sampai 6 orang. Tetapi ada satu yang besar bisa 8 sampai 10 orang (Uje Hartono/detikcom)


 Konsep homestay sengaja dibuat ramah lingkungan. Mengingat saat ini bangunan di Dieng belum terarah apalagi ramah lingkungan (Uje Hartono/detikcom)

 Konsep homestay sengaja dibuat ramah lingkungan. Mengingat saat ini bangunan di Dieng belum terarah apalagi ramah lingkungan (Uje Hartono/detikcom)


Bangunan bagian depan digunakan untuk minum kopi lokal Banjarnegara. Homestay itu baru digunakan sekitar 2 bulan lalu (Uje Hartono/detikcom)

Bangunan bagian depan digunakan untuk minum kopi lokal Banjarnegara. Homestay itu baru digunakan sekitar 2 bulan lalu (Uje Hartono/detikcom)


 Semua bagian menggunakan bambu mulai dari tiang, pagar hingga atap. Mikroba menonjolkan suasana kampung dengan mengajak wisatawan keluar di malam hari untuk menikmati perapian sambil menikmati jagung bakar bersama (Uje Hartono/detikcom)

 Semua bagian menggunakan bambu mulai dari tiang, pagar hingga atap. Mikroba menonjolkan suasana kampung dengan mengajak wisatawan keluar di malam hari untuk menikmati perapian sambil menikmati jagung bakar bersama (Uje Hartono/detikcom)


Di dalam kamar, disediakan selimut dan sleeping bag sebagai penghangat. Satu unit kamar, dibanderol dengan harga Rp 250 ribu per malam untuk 2 orang wisatawan (Uje Hartono/detikcom)

Di dalam kamar, disediakan selimut dan sleeping bag sebagai penghangat. Satu unit kamar, dibanderol dengan harga Rp 250 ribu per malam untuk 2 orang wisatawan (Uje Hartono/detikcom)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA