Tokyo - Jepang memang terkenal dengan kereta pelurunya atau Shinkansen. Terbaru, mereka akan bikin kereta peluru dengan dekorasi gerbong seperti ruang tamu.
Potret Kereta Peluru Terbaru Super Nyaman dari Jepang
Kereta peluru dengan desain terbaru itu dirancang oleh arsitek pemenang penghargaan Pritzker Prize, Kazuyo Sejima. Bernama Seibu 001 series atau dikenal sebagai Laview (Kazuyo Sejima & Associates/CNN)
Eksteriornya berwarna perak dan memang dirancang untuk menyatu dengan lanskap pegunungan. Arti namanya, 'l' berarti hidup mewah, 'a' berarti cepat seperti panah dan 'view' yang berarti pemandangan (Kazuyo Sejima & Associates/CNN)
Jendela-jendela Laview besar dan melengkung. Itu akan memberi penumpang pemandangan yang menakjubkan di sepanjang jalan (Kazuyo Sejima & Associates/CNN)
Di dalam gerbong Laview dipasangi kursi kuning yang lembut dengan sandaran kepala dan sandaran tangan yang bisa disesuaikan. Di sini, Anda akan merasakan nuansa ruang tamu yang santai (Kazuyo Sejima & Associates/CNN)
Pencahayaan dalam gerbong Laview pun terasa enak di mata dan menyesuaikan sepanjang hari. Arsitek telah merancangnya agar menghasilkan suasana yang menenangkan bagi penumpang (Kazuyo Sejima & Associates/CNN)
Laview memiliki delapan gerbong dengan total 422 kursi. Pencipta telah memikirkan dengan cermat yang memungkinkan penumpang merasa nyaman saat kereta mencapai kecepatan hingga 120 km/j (Kazuyo Sejima & Associates/CNN)
Cat aluminium yang digunakan pada eksterior kereta dikembangkan khusus untuk Seibu Railway. Kereta itu masuk di armada komuter Seibu Railway mulai beroperasi di Tokyo pada bulan Maret lalu (Kazuyo Sejima & Associates/CNN)
Perusahaan berencana untuk mengganti semua kereta di jalur antara Ikebukuro dan Seibu Chichibu dengan kereta Laview pada akhir tahun ini (Kazuyo Sejima & Associates/CNN)











































Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Citilink Ngegas, Armada Jadi 43 Pesawat, Terbang Lagi dari Bandung Mulai 17 Agustus