Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 16 Des 2019 18:15 WIB

PHOTOS

Potret Museum Berisikan Bangkai Kapal dengan Kisah Tragis

Jakarta - Vasa merupakan kapal perang yang canggih di masanya tapi punya kisah tragis. Di museum inilah bangkai kapal itu kini bersemayam.

Museum Vasa menyimpan bangkai kapal perang bernama vasa yang tenggelam hampir 400 tahun lalu. Museum ini terletak di Pulau Djurgarden, Stockholm, Swedia. (iStock)

Museum Vasa menyimpan bangkai kapal perang bernama vasa yang tenggelam hampir 400 tahun lalu. Museum ini terletak di Pulau Djurgarden, Stockholm, Swedia. (iStock)

Dibangun pada 1990, museum vasa banyak dikunjungi oleh para turis. Bahkan merupakan museum dengan kunjungan terbanyak di Skandinavia. (iStock)

Dibangun pada 1990, museum vasa banyak dikunjungi oleh para turis. Bahkan merupakan museum dengan kunjungan terbanyak di Skandinavia. (iStock)

Vasa tenggelam pada 1628, beberapa saat usai pelayaran perdananya. Sampai sekarang tidak diketahui penyebab tenggelamnya kapal. (BBC)

Vasa tenggelam pada 1628, beberapa saat usai pelayaran perdananya. Sampai sekarang tidak diketahui penyebab tenggelamnya kapal. (BBC)

Vasa dihiasi dengan ukiran kayu yang menceritakan tentang keluarga kerajaan Swedia. (iStock)

Vasa dihiasi dengan ukiran kayu yang menceritakan tentang keluarga kerajaan Swedia. (iStock)

Dulunya, vasa merupakan kapal perang berteknologi paling tinggi di dunia. Kapal dibangun sepanjang 68 km dengan senjata yang lengkap. (BBC)

Dulunya, vasa merupakan kapal perang berteknologi paling tinggi di dunia. Kapal dibangun sepanjang 68 km dengan senjata yang lengkap. (BBC)

98% kayu asli kapal masih utuh. Padahal, kapal telah terendam selama sekitar 3 abad lamanya. (iStock)

98% kayu asli kapal masih utuh. Padahal, kapal telah terendam selama sekitar 3 abad lamanya. (iStock)

Kapal suar Finngrundet yang diletakkan di depan museum pada tahun 1903. (iStock)

Kapal suar Finngrundet yang diletakkan di depan museum pada tahun 1903. (iStock)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA