Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 08 Des 2020 08:41 WIB

PHOTOS

Potret Acropolis Berfasilitas Ramah Difabel

Athena - Acropolis di Athena, Yunani kini memiliki fasilitas ramah difabel dengan pendirian jalan beton dan lift. Begini potretnya.

Kaum difabel kini menikmati keindahan Acropolis dengan lebih nyaman. Bangunan bersejarah di Yunani itu dilengkapi fasilitas ramah difabel.

Kaum difabel kini menikmati keindahan Acropolis dengan lebih nyaman. Bangunan bersejarah di Yunani itu dilengkapi fasilitas ramah difabel.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis meresmikan fasilitas baru yang dirancang agar pengguna kursi roda dan penyandang disabilitas lainnya dapat berjalan-jalan di Acropolis.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis meresmikan fasilitas baru yang dirancang agar pengguna kursi roda dan penyandang disabilitas lainnya dapat berjalan-jalan di Acropolis.

Peresmian itu dilakukan pada 3 Desember 2020 bertepatan dengan Hari Penyandang Disabilitas Internasional. Fasilitas yang dapat dinikmati termasuk lift di sisi utara bukit dan jalur bebatuan yang menggantikan jalur beton yang sebelumnya telah terkikis.

Peresmian itu dilakukan pada 3 Desember 2020 bertepatan dengan Hari Penyandang Disabilitas Internasional. Fasilitas yang dapat dinikmati termasuk lift di sisi utara bukit dan jalur bebatuan yang menggantikan jalur beton yang sebelumnya telah terkikis.

Mitsotakis mengatakan bahwa proyek itu didanai oleh pihak swasta yakni Onassis Foundation. Ia juga menjelaskan bahwa kini Acropolis dapat diakses semua orang tanpa kesulitan terhubung dengan rute klasik ke Bukit Acropolis.

Mitsotakis mengatakan bahwa proyek itu didanai oleh pihak swasta yakni Onassis Foundation. Ia juga menjelaskan bahwa kini Acropolis dapat diakses semua orang tanpa kesulitan terhubung dengan rute klasik ke Bukit Acropolis.

Namun di balik pembangunan itu, kritikus proyek mengatakan bahwa jaringan sepanjang 500 meter dengan lebar 13 kaki itu telah menggunakan beton secara berlebihan.

Namun di balik pembangunan itu, kritikus proyek mengatakan bahwa jaringan sepanjang 500 meter dengan lebar 13 kaki itu telah menggunakan beton secara berlebihan.

Sementara itu, Kementerian Kebudayaan menyatakan bahwa jaringan sebelumnya yang berasal dari tahun 1960-an menggunakan beton yang lebih berat dan sangat aus sehingga membahayakan pengunjung. Mitsotakis juga menyayangkan jika pembangunan ini disangkutpautkan dengan politik.

Sementara itu, Kementerian Kebudayaan menyatakan bahwa jaringan sebelumnya yang berasal dari tahun 1960-an menggunakan beton yang lebih berat dan sangat aus sehingga membahayakan pengunjung. Mitsotakis juga menyayangkan jika pembangunan ini disangkutpautkan dengan politik.

Acropolis yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO saat ini ditutup karena pandemi COVID-19. Situs itu diperkirakan akan kembali dibuka setelah lockdown dicabut pada 14 Desember 2020.

Acropolis yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO saat ini ditutup karena pandemi COVID-19. Situs itu diperkirakan akan kembali dibuka setelah lockdown dicabut pada 14 Desember 2020.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA