Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 17 Des 2020 13:48 WIB

PHOTOS

Ini Sape, Alat Musik Tradisional Suku Dayak di Tanah Borneo

Rengga Sancaya
detikTravel

Aruk - Sape merupakan alat musik tradisional Suku Dayak Kalimantan. Alat musik yang terbuat dari kayu ini dimainkan dengan cara dipetik.

Sape merupakan alat musik petik yang mana bentuknya berbadan lebar, bertangkai kecil, panjangnya sekitar satu meter, memiliki dua senar atau tali dari bahan plastik.

Sape merupakan alat musik petik yang mana bentuknya berbadan lebar, bertangkai kecil, panjangnya sekitar satu meter, memiliki dua senar atau tali dari bahan plastik.

Sape dalam bahasa lokal suku Dayak dapat diartikan “memetik dengan jari.

Sape dalam bahasa lokal suku Dayak dapat diartikan “memetik dengan jari".

Dalam kehidupan sehari-hari orang Dayak, seni musik dan alat-alat musiknya menjadi salah satu media yang diperlukan dalam pelaksanaan upacara-upacara adat, selain tentu saja juga berfungsi sebagai sarana hiburan.

Dalam kehidupan sehari-hari orang Dayak, seni musik dan alat-alat musiknya menjadi salah satu media yang diperlukan dalam pelaksanaan upacara-upacara adat, selain tentu saja juga berfungsi sebagai sarana hiburan.

Hingga kini, kepercayaan akan tuah sampe masih diyakini oleh para sesepuh Dayak, misalnya ketika sampe dimainkan dalam suatu upacara adat.

Hingga kini, kepercayaan akan tuah sampe masih diyakini oleh para sesepuh Dayak, misalnya ketika sampe dimainkan dalam suatu upacara adat.

Saat bunyi petikan sape terdengar, orang-orang akan terdiam, kemudian terdengar sayup-sayup lantunan doa atau mantra yang dibacakan bersama-sama.

Saat bunyi petikan sape terdengar, orang-orang akan terdiam, kemudian terdengar sayup-sayup lantunan doa atau mantra yang dibacakan bersama-sama.

Dalam suasana seperti ini, tidak jarang di antara mereka ada yang dirasuki roh halus maupun roh leluhur. detikcom bersama BRI mengadakan program Tapal Batas yang mengulas mengenai perkembangan infrastruktur, ekonomi, hingga wisata di beberapa wilayah terdepan khususnya di masa pandemi. Untuk mengetahui informasi dari program ini ikuti terus beritanya di tapalbatas.detik.com!

Dalam suasana seperti ini, tidak jarang di antara mereka ada yang dirasuki roh halus maupun roh leluhur. detikcom bersama BRI mengadakan program Tapal Batas yang mengulas mengenai perkembangan infrastruktur, ekonomi, hingga wisata di beberapa wilayah terdepan khususnya di masa pandemi. Untuk mengetahui informasi dari program ini ikuti terus beritanya di tapalbatas.detik.com!

BERITA TERKAIT
BACA JUGA