Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 26 Jan 2021 22:49 WIB

PHOTOS

Di Era Gadget, Anak-anak Ini Malah Asyik Main Permainan Tradisional

Dian Utoro Aji
detikTravel

Kudus - Di tengah era gadget dan teknologi, anak-anak di Kudus malsih mau main permainan tradisional. Mereka asyik main egrang, dakon hingga lompat tali. Ini potretnya:

Di tengah gempuran gadget dan permainan digital, ternyata permainan tradisional masih digemari anak-anak. Contohnya anak-anak di Kudus ini.

Di tengah gempuran gadget dan permainan digital, ternyata permainan tradisional masih digemari anak-anak. Contohnya anak-anak di Kudus ini.

Di Dukuh Piji Wetan, Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kudus masih ada anak-anak muda yang peduli dan berupaya untuk melestarikan permainan tradisional. Mereka pun menggelar acara Kampung Budaya Piji Wetan beberapa waktu lalu.

Di Dukuh Piji Wetan, Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kudus masih ada anak-anak muda yang peduli dan berupaya untuk melestarikan permainan tradisional. Mereka pun menggelar acara Kampung Budaya Piji Wetan beberapa waktu lalu.

Terlihat anak-anak tengah asik bermain permainan tradisional. Berbagai macam permainan tradisional disiapkan oleh pihak panitia. Mulai dari permainan sawahan, egrang, dakon, hingga lompat tali.

Terlihat anak-anak tengah asik bermain permainan tradisional. Berbagai macam permainan tradisional disiapkan oleh pihak panitia. Mulai dari permainan sawahan, egrang, dakon, hingga lompat tali.

Terlihat anak-anak silih berganti mencoba permainan tradisional tersebut. Di tengah pandemi virus Corona atau COVID-19, anak-anak menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker.

Terlihat anak-anak silih berganti mencoba permainan tradisional tersebut. Di tengah pandemi virus Corona atau COVID-19, anak-anak menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker.

Kita memperkenalkan kembali pada anak-anak. Ini permainan zaman dulu, punya nilai, dan biar tidak HP terus, kata Panitia Kampung Budaya Piji Wetan, Rhy Husaeni.

"Kita memperkenalkan kembali pada anak-anak. Ini permainan zaman dulu, punya nilai, dan biar tidak HP terus," kata Panitia Kampung Budaya Piji Wetan, Rhy Husaeni.

Taman dolanan tradisional merupakan satu rangkaian dari Kampung Budaya Piji Wetan. Tujuannya untuk melestarikan dan mengenalkan kepada generasi muda. Apalagi saat ini permainan tersebut mulai pudar karena kecanggihan dunia digital.

Taman dolanan tradisional merupakan satu rangkaian dari Kampung Budaya Piji Wetan. Tujuannya untuk melestarikan dan mengenalkan kepada generasi muda. Apalagi saat ini permainan tersebut mulai pudar karena kecanggihan dunia digital.

Salah satu anak, Yoga (10) mengaku senang bisa bermain permainan tradisional. Dia mengaku mencoba permainan egrang. Dia pun mengaku baru pertama kali bermain egrang.

Salah satu anak, Yoga (10) mengaku senang bisa bermain permainan tradisional. Dia mengaku mencoba permainan egrang. Dia pun mengaku baru pertama kali bermain egrang.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA