Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 22 Jul 2021 21:48 WIB

PHOTOS

Foto: Gunung Kapur Klapanunggal, Wisata Bogor yang Tersembunyi

Andi Saputra
detikTravel

Bogor - Inilah Gunung Kapur Klapanunggal. Bekas galian kapur, gunung ini menyisakan lekukan yang eksotis untuk traveler yang hobi fotografi.

Gunung Kapur Klapanunggal menyisakan pahatan bebatuan yang eksotis menjulang tinggi. Bekas galian kapur itu di beberapa titik menyisakan landscape yang tidak teratur tetapi malah menjadi apik.

Gunung Kapur Klapanunggal menyisakan pahatan bebatuan yang eksotis menjulang tinggi. Bekas galian kapur itu di beberapa titik menyisakan landscape yang tidak teratur tetapi malah menjadi apik.

Lokasi gunung kapur itu tidak jauh dari Jakarta. Traveler bisa menempuh ke lokasi dengan patokan jalan utama Cibubur. Dari pintu gerbang Kota Wisata, tinggal 12 km lagi. Sebelum flyover Cileungsi, traveler jangan naik flyover. Di kolong flyover, kendaraan diarahkan ke kanan.

Lokasi gunung kapur itu tidak jauh dari Jakarta. Traveler bisa menempuh ke lokasi dengan patokan jalan utama Cibubur. Dari pintu gerbang Kota Wisata, tinggal 12 km lagi. Sebelum flyover Cileungsi, traveler jangan naik flyover. Di kolong flyover, kendaraan diarahkan ke kanan.

Gunung kapur itu awalnya adalah bebukitan. Namun karena keperluan pembuatan semen, gunung itu dipahat dengan alat berat dan bebatuan/kapurnya dipakai untuk industri sehingga menyisakan pahatan-pahatan yang eksotis.

Gunung kapur itu awalnya adalah bebukitan. Namun karena keperluan pembuatan semen, gunung itu dipahat dengan alat berat dan bebatuan/kapurnya dipakai untuk industri sehingga menyisakan pahatan-pahatan yang eksotis.

Beberapa titik-titik bekas pahatan tampak menjulang tinggi menambah kegagahan bukit. Waktu terbaik ke lokasi adalah pada saat matahari terbit atau matahari tenggelam.

Beberapa titik-titik bekas pahatan tampak menjulang tinggi menambah kegagahan bukit. Waktu terbaik ke lokasi adalah pada saat matahari terbit atau matahari tenggelam.

Sebagian bukit sisa galian tebing itu dijadikan objek wisata di bawah penguasaan Perhatani. Tetapi karena PPKM Jawa Bali, maka objek wisata itu ditutup agar tidak menimbulkan kerumunan.

Sebagian bukit sisa galian tebing itu dijadikan objek wisata di bawah penguasaan Perhatani. Tetapi karena PPKM Jawa Bali, maka objek wisata itu ditutup agar tidak menimbulkan kerumunan.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA