Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 27 Jul 2021 15:45 WIB

PHOTOS

Foto Kuliner Unik dari Papua: Papeda Bungkus

Hari Suroto
detikTravel

Sentani - Papua punya kuliner khas yaitu Papeda. Uniknya, ada varian baru dari papeda yaitu Papeda Bungkus. Konon, inspirasinya dari tempe di Jawa. Seperti apa ya?

Masyarakat Kampung Abar di Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura punya kuliner khas, yaitu Papeda Bungkus. Papeda yang dibuat dari sagu dibungkus dengan menggunakan daun jati. Warga lokal menyebut inspirasinya berasal dari tempe di Jawa. (Hari Suroto/Istimewa)
Masyarakat Kampung Abar di Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura punya kuliner khas, yaitu Papeda Bungkus. Papeda yang dibuat dari sagu dibungkus dengan menggunakan daun jati. Warga lokal menyebut inspirasinya berasal dari tempe di Jawa. (Hari Suroto/Istimewa)
Pada awalnya warga sempat ragu, khawatir papeda berubah warna menjadi merah atau rasanya berubah. Namun setelah dicoba, warna tidak berubah dan rasa papeda tetap sama.  (Hari Suroto/Istimewa)
Pada awalnya warga sempat ragu, khawatir papeda berubah warna menjadi merah atau rasanya berubah. Namun setelah dicoba, warna tidak berubah dan rasa papeda tetap sama.  (Hari Suroto/Istimewa)
Papeda bungkus bisa dinikmati dengan lauk ikan kuah kuning dan sayur tumisan daun pepaya. Cara pembuatannya, papeda panas diambil secukupnya kemudian dibungkus daun. Diamkan beberapa saat, sampai papeda dingin, kemudian baru dapat dinikmati. (Hari Suroto/Istimewa)
Papeda bungkus bisa dinikmati dengan lauk ikan kuah kuning dan sayur tumisan daun pepaya. Cara pembuatannya, papeda panas diambil secukupnya kemudian dibungkus daun. Diamkan beberapa saat, sampai papeda dingin, kemudian baru dapat dinikmati. (Hari Suroto/Istimewa)
Selain daun jati, papeda biasanya dibungkus menggunakan daun fotofe atau forofe (sejenis pisang-pisangan berukuran kecil). Daun fotofe digunakan sebagai pembungkus makanan orang Papua sejak dulu. Papeda bungkus dinikmati dengan lauk ikan mujair atau ikan louhan goreng. (Hari Suroto/Istimewa)
Selain daun jati, papeda biasanya dibungkus menggunakan daun fotofe atau forofe (sejenis pisang-pisangan berukuran kecil). Daun fotofe digunakan sebagai pembungkus makanan orang Papua sejak dulu. Papeda bungkus dinikmati dengan lauk ikan mujair atau ikan louhan goreng. (Hari Suroto/Istimewa)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA