Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 11 Sep 2021 16:00 WIB

PHOTOS

Melihat Loji Manggoran, Kantor Bupati Magelang Masa Agresi Belanda

Eko Susanto
detikTravel

Magelang - Corak bangunan rumah yang satu ini terlihat berbeda dibandingkan dengan rumah lain di sekitarnya. Rumah besar ini dulunya pernah sebagai Kantor Bupati Magelang.

Rumah yang berada di Dusun Manggoran, Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ini dikenal dengan Loji Manggoran. Bangunan ini pernah menjadi kantor sekretariat sementara Pemerintah Kabupaten Magelang di masa Agresi Militer II 1948-1949.

Rumah yang berada di Dusun Manggoran, Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ini dikenal dengan Loji Manggoran. Bangunan ini pernah menjadi kantor sekretariat sementara Pemerintah Kabupaten Magelang di masa Agresi Militer II 1948-1949.

Saat itu, Bupati Magelang R Joedodibroto dan stafnya meninggalkan Pendopo Kabupaten Magelang (kini wilayah Kota Magelang), kemudian pindah menuju Loji Manggoran. Adapun pemilik Loji Manggoran yakni H A Marzukie.

Saat itu, Bupati Magelang R Joedodibroto dan stafnya meninggalkan Pendopo Kabupaten Magelang (kini wilayah Kota Magelang), kemudian pindah menuju Loji Manggoran. Adapun pemilik Loji Manggoran yakni H A Marzukie.

Loji Manggoran sekarang dihuni cucu H A Marzukie yakni A Masduki Irawanto. Bangunan berukuran 25 x 28 meter tersebut hingga sekarang masih berdiri kokoh. Adapun bentuk maupun keaslian bangunan baik jendela, pintu maupun tegel masih terjaga hingga sekarang.

Loji Manggoran sekarang dihuni cucu H A Marzukie yakni A Masduki Irawanto. Bangunan berukuran 25 x 28 meter tersebut hingga sekarang masih berdiri kokoh. Adapun bentuk maupun keaslian bangunan baik jendela, pintu maupun tegel masih terjaga hingga sekarang.

Selain sebagai kantor sementara Bupati Magelang selama 3, 4 bulan, dusun ini sebagai tempat pengungsian. Saat itu, banyak warga dari kota yang mengungsi di dusun ini. Konon keluarga, A Marzukie setiap harinya harus memasak sekitar 20 kilo beras untuk mencukupi kebutuhan makan para pengungsi tersebut.

Selain sebagai kantor sementara Bupati Magelang selama 3, 4 bulan, dusun ini sebagai tempat pengungsian. Saat itu, banyak warga dari kota yang mengungsi di dusun ini. Konon keluarga, A Marzukie setiap harinya harus memasak sekitar 20 kilo beras untuk mencukupi kebutuhan makan para pengungsi tersebut.

Selama berada di Loji Manggoran, Bupati Magelang R Joedodibroto menempati kamar depan untuk tidur. Kemudian, untuk ruang administrasi rumah sebelahnya. Sedangkan keluarga A Marzukie sendiri memilih di ruang bagian belakang.

Selama berada di Loji Manggoran, Bupati Magelang R Joedodibroto menempati kamar depan untuk tidur. Kemudian, untuk ruang administrasi rumah sebelahnya. Sedangkan keluarga A Marzukie sendiri memilih di ruang bagian belakang.

Tegel yang masih asli dari dulu hingga sekarang ini pernah ditawar turis dari Belgia. Turis tersebut kemudian mempersilakan Masduki untuk mencari tegel kualitas terbaru akan dibelikan.

Tegel yang masih asli dari dulu hingga sekarang ini pernah ditawar turis dari Belgia. Turis tersebut kemudian mempersilakan Masduki untuk mencari tegel kualitas terbaru akan dibelikan.

Sementara itu, ditemui terpisah, Kabid Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Mantep S mengatakan, Loji Manggoran merupakan bangunan cagar budaya. Hal ini sesuai dengan keputusan Bupati Magelang nomor: 180.182/405/KEP/04/2020 tentang penetapan bangunan dan situs cagar budaya Kabupaten Magelang tahun 2019. Dimana Loji Manggoran kategori benda cagar budaya tidak bergerak.

Sementara itu, ditemui terpisah, Kabid Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Mantep S mengatakan, Loji Manggoran merupakan bangunan cagar budaya. Hal ini sesuai dengan keputusan Bupati Magelang nomor: 180.182/405/KEP/04/2020 tentang penetapan bangunan dan situs cagar budaya Kabupaten Magelang tahun 2019. Dimana Loji Manggoran kategori benda cagar budaya tidak bergerak.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA