Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 29 Sep 2021 22:09 WIB

PHOTOS

Potret Pilu Pedagang Wortel di Kebun Raya Bogor

Bogor - Pandemi Corona yang merebak membuat sejumlah pedagang di kawasan Kebun Raya Bogor harus menahan pilu. Salah satunya pedagang wortel.

Salah seorang penjual wortel, Yuni, seorang wanita paruh baya yang terus berjuang dalam mencari nafkah untuk keluarganya juga ikut menceritakan penggalan kisahnya.

Salah seorang penjual wortel, Yuni, seorang wanita paruh baya yang terus berjuang dalam mencari nafkah untuk keluarganya juga ikut menceritakan penggalan kisahnya.

Para pedagang sebenarnya setuju-setuju saja pada kebijkan PPKM untuk menekan laju penularan Covid-19. Tapi mereka banyak yang menyayangkan karena pemerintah kurang memerhatikan mereka, yakni tiada solusi jika mereka tidak boleh berdagang.

Para pedagang sebenarnya setuju-setuju saja pada kebijkan PPKM untuk menekan laju penularan Covid-19. Tapi mereka banyak yang menyayangkan karena pemerintah kurang memerhatikan mereka, yakni tiada solusi jika mereka tidak boleh berdagang.

Sebelumnya pedagang wortel ini mendapat untung dari pengunjung yang ingin memberi makan rusa di Kebun Raya Bogor. Namun di masa pandemi ini, hasil penjualan wortel pun bisa dihitung dengan jari.

Sebelumnya pedagang wortel ini mendapat untung dari pengunjung yang ingin memberi makan rusa di Kebun Raya Bogor. Namun di masa pandemi ini, hasil penjualan wortel pun bisa dihitung dengan jari.

Tak hanya penjual wortel, para pedagang lainnya pun merasakan hal yang sama.

Tak hanya penjual wortel, para pedagang lainnya pun merasakan hal yang sama.

Kebun Raya Bogor adalah salah satu contoh tempat wisata yang terdampak oleh PPKM. Tempat wisata ini sempat ditutup untuk umum karena kasus Covid-19 yang sempat parah dan angka kasus yang terus meningkat saat itu.

Kebun Raya Bogor adalah salah satu contoh tempat wisata yang terdampak oleh PPKM. Tempat wisata ini sempat ditutup untuk umum karena kasus Covid-19 yang sempat parah dan angka kasus yang terus meningkat saat itu.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA