Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 26 Nov 2021 20:44 WIB

PHOTOS

Gaet Wisatawan, Dinparbud Purworejo Gelar Uji Paket Wisata

Rinto Heksantoro
detikTravel

Purwerojo - Dinparbud Kabupaten Purworejo gelar kegiatan uji paket wisata. Kegiatan itu bertujuan untuk menilai kesiapan desa wisata dalam menerima wisatawan saat pandemi.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Desa Wisata Kabupaten Purworejo itu digelar di Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag, Purworejo pada Kamis (25/11/2021). Sejak pagi hingga sore, peserta uji paket wisata menjelajahi jalan desa dengan menggunakan sepeda kayuh.  

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Desa Wisata Kabupaten Purworejo itu digelar di Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag, Purworejo pada Kamis (25/11/2021). Sejak pagi hingga sore, peserta uji paket wisata menjelajahi jalan desa dengan menggunakan sepeda kayuh.  

Tak hanya sebagai pemantik, kegiatan yang diikuti oleh beberapa stakeholder termasuk awak media tersebut juga bertujuan untuk mempromosikan desa wisata. Promosi dimaksudkan untuk menarik wisatawan agar mau berkunjung ke desa wisata tersebut.  

Tak hanya sebagai pemantik, kegiatan yang diikuti oleh beberapa stakeholder termasuk awak media tersebut juga bertujuan untuk mempromosikan desa wisata. Promosi dimaksudkan untuk menarik wisatawan agar mau berkunjung ke desa wisata tersebut.  

Kabid Pengembangan Kapasitas dan Promosi Pariwisata Dinparbud Purworejo, Endah Hanna Rosanti, menjelaskan, setelah berangkat dari balai desa setempat, para peserta kemudian membelah perkampungan menuju spot wisata satu ke spot wisata lain di desa yang telah ditetapkan sebagai desa wisata sejak 2016 ini. Pertama mereka berkunjung ke salah satu tempat pembibitan tanaman buah dan hias.   

Kabid Pengembangan Kapasitas dan Promosi Pariwisata Dinparbud Purworejo, Endah Hanna Rosanti, menjelaskan, setelah berangkat dari balai desa setempat, para peserta kemudian membelah perkampungan menuju spot wisata satu ke spot wisata lain di desa yang telah ditetapkan sebagai desa wisata sejak 2016 ini. Pertama mereka berkunjung ke salah satu tempat pembibitan tanaman buah dan hias.   

Mereka pun menyimak arahan dari sang pemilik kebun. Tak hanya mendapatkan edukasi tentang pembibitan, mereka bahkan langsung praktik bagaimana menanam dengan benar tanaman hias maupun buah. Hasil praktik tersebut juga bisa dibawa pulang dengan cuma-cuma.   

Mereka pun menyimak arahan dari sang pemilik kebun. Tak hanya mendapatkan edukasi tentang pembibitan, mereka bahkan langsung praktik bagaimana menanam dengan benar tanaman hias maupun buah. Hasil praktik tersebut juga bisa dibawa pulang dengan cuma-cuma.   

Usai menanam, gowes dilanjutkan menuju spot edukasi gejuk lesung. Gejuk lesung sendiri dulunya merupakan alat penumbuk padi tradisional dan sudah tidak dipakai lagi lantaran sudah ada mesin giling padi yang lebih modern. Agar tidak punah, gejuk lesung tetap diuri-uri atau dijaga sebagai alat musik tradisional yang bisa jadi daya tarik wisata.  

Usai menanam, gowes dilanjutkan menuju spot edukasi gejuk lesung. Gejuk lesung sendiri dulunya merupakan alat penumbuk padi tradisional dan sudah tidak dipakai lagi lantaran sudah ada mesin giling padi yang lebih modern. Agar tidak punah, gejuk lesung tetap diuri-uri atau dijaga sebagai alat musik tradisional yang bisa jadi daya tarik wisata.  

Pemain gejuk lesung biasanya terdiri dari lima ibu-ibu yang memukul lesung dengan menggunakan alu. Lesung terbuat dari kayu berbentuk seperti perahu berukuran kecil dengan panjang sekitar 2 meter, lebar 0,5 meter dan kedalaman sekitar 40 cm, sedangkan alu atau antan merupakan alat dari kayu berbentuk bulat panjang seperti tongkat sebagai pendamping lesung dalam proses pemisahan sekam dari beras.  

Pemain gejuk lesung biasanya terdiri dari lima ibu-ibu yang memukul lesung dengan menggunakan alu. Lesung terbuat dari kayu berbentuk seperti perahu berukuran kecil dengan panjang sekitar 2 meter, lebar 0,5 meter dan kedalaman sekitar 40 cm, sedangkan alu atau antan merupakan alat dari kayu berbentuk bulat panjang seperti tongkat sebagai pendamping lesung dalam proses pemisahan sekam dari beras.  

Tak mau kalah, peserta kegiatan juga ikut belajar memukul gejuk lesung. Dari gejuk lesung, gowes berlanjut menuju tempat pembuatan gula kelapa dan makanan tradisional emping melinjo. Untuk melepas lelah sejenak, para peserta kemudian singgah sejenak ke homestay untuk menyantap makan siang dengan menu tradisional, sebelum akhirnya menuju kebun buah jambu kristal.   

Tak mau kalah, peserta kegiatan juga ikut belajar memukul gejuk lesung. Dari gejuk lesung, gowes berlanjut menuju tempat pembuatan gula kelapa dan makanan tradisional emping melinjo. Untuk melepas lelah sejenak, para peserta kemudian singgah sejenak ke homestay untuk menyantap makan siang dengan menu tradisional, sebelum akhirnya menuju kebun buah jambu kristal.   

Jambu kristal merupakan salah satu produk andalan Desa Ketawang. Selain menikmati di kebun, pengunjung dipersilahkan memetik buah sendiri kemudian ditimbang untuk dibawa pulang. Dari kebun jambu kristal, gemuruh air ombak Pantai Ketawang pun sudah mulai terdengar seakan tak sabar memanggil pengunjung segera mendatangi pantai dengan ikon menara mercusuar ini.  

Jambu kristal merupakan salah satu produk andalan Desa Ketawang. Selain menikmati di kebun, pengunjung dipersilahkan memetik buah sendiri kemudian ditimbang untuk dibawa pulang. Dari kebun jambu kristal, gemuruh air ombak Pantai Ketawang pun sudah mulai terdengar seakan tak sabar memanggil pengunjung segera mendatangi pantai dengan ikon menara mercusuar ini.  

Jambu kristal merupakan salah satu produk andalan Desa Ketawang. Selain menikmati di kebun, pengunjung dipersilahkan memetik buah sendiri kemudian ditimbang untuk dibawa pulang. Dari kebun jambu kristal, gemuruh air ombak Pantai Ketawang pun sudah mulai terdengar seakan tak sabar memanggil pengunjung segera mendatangi pantai dengan ikon menara mercusuar ini.  

Jambu kristal merupakan salah satu produk andalan Desa Ketawang. Selain menikmati di kebun, pengunjung dipersilahkan memetik buah sendiri kemudian ditimbang untuk dibawa pulang. Dari kebun jambu kristal, gemuruh air ombak Pantai Ketawang pun sudah mulai terdengar seakan tak sabar memanggil pengunjung segera mendatangi pantai dengan ikon menara mercusuar ini.  

BERITA TERKAIT
BACA JUGA