Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 21 Feb 2022 20:40 WIB

PHOTOS

Foto: Weha Mbenggo, Tradisi Berburu Cacing Nyale ala Sumbawa

Faruk Nickyrawi
detikTravel

Dompu - Tradisi berburu cacing nyale ternyata tak hanya dimiliki suku Sasak di Lombok. Di Sumbawa, tepatnya di Dompu, ada tradisi Weha Mbenggo yang serupa. Ini fotonya:

Inilah tradisi Weha Mbenggo yang dilakukan warga Dompu, Sumbawa, NTB. Weha Mbenggo juga memiliki arti menangkap cacing laut. Bau Nyale ala orang Dompu. (Faruk Nickyrawi/detikTravel)
Inilah tradisi Weha Mbenggo yang dilakukan warga Dompu, Sumbawa, NTB. Weha Mbenggo juga memiliki arti menangkap cacing laut. Bau Nyale ala orang Dompu. (Faruk Nickyrawi/detikTravel)
Warga Nusa Tenggara Barat (NTB) memperingati tradisi Bau Nyale setiap setahun sekali. Warga yang ingin menangkap Mbenggo rela menunggu dan bahkan ada yang sampai menginap di pantai. (Faruk Nickyrawi/detikTravel)
Warga Nusa Tenggara Barat (NTB) memperingati tradisi Bau Nyale setiap setahun sekali. Warga yang ingin menangkap Mbenggo rela menunggu dan bahkan ada yang sampai menginap di pantai. (Faruk Nickyrawi/detikTravel)
Mbenggo atau cacing laut ini hanya muncul di tanggal 20 bulan Februari. Masyarakat yang akan menangkapnya memadati pantai dengan peralatan yang sebelumnya mereka bawa dari rumah. (Faruk Nickyrawi/detikTravel)
Mbenggo atau cacing laut ini hanya muncul di tanggal 20 bulan Februari. Masyarakat yang akan menangkapnya memadati pantai dengan peralatan yang sebelumnya mereka bawa dari rumah. (Faruk Nickyrawi/detikTravel)
Berbeda dengan di Lombok yang titiknya hampir menyeluruh di pantai Lombok Tengah, di Kabupaten Dompu hanya terdapat satu titik munculnya cacing laut yaitu di Pantai Lakey, Kecamatan Huu. (Faruk Nickyrawi/detikTravel)
Berbeda dengan di Lombok yang titiknya hampir menyeluruh di pantai Lombok Tengah, di Kabupaten Dompu hanya terdapat satu titik munculnya cacing laut yaitu di Pantai Lakey, Kecamatan Hu'u. (Faruk Nickyrawi/detikTravel)
Warga rela menginap di pantai karena cacingnya lebih banyak muncul pada waktu subuh atau menjelang matahari terbit, jelas warga Dompu bernama Zaenal. (Faruk Nickyrawi/detikTravel)
"Warga rela menginap di pantai karena cacingnya lebih banyak muncul pada waktu subuh atau menjelang matahari terbit," jelas warga Dompu bernama Zaenal. (Faruk Nickyrawi/detikTravel)
Cacing laut dapat dikonsumsi dengan cara dimasak seperti sayuran, bisa juga dikukus atau dipepes dengan menggunakan daun pisang. Rasanya sangat lezat dan memiliki karbohidrat yang tinggi. (Faruk Nickyrawi/detikTravel)
Cacing laut dapat dikonsumsi dengan cara dimasak seperti sayuran, bisa juga dikukus atau dipepes dengan menggunakan daun pisang. Rasanya sangat lezat dan memiliki karbohidrat yang tinggi. (Faruk Nickyrawi/detikTravel)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA