Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 09 Mar 2022 08:42 WIB

PHOTOS

Potret Danau Biru Singkawang: Dulu Bekas Tambang, Kini Cantik Dipandang

Singkawang - Sebelum terbentuk danau seperti sekarang, lokasi ini adalah bekas tambang. Namun kerusakan lingkungan membuatnya jadi cantik untuk dipandang. Ironis memang...

Tak cuma Belitung, danau cantik yang dulunya bekas tambang ada juga di kota Singkawang. Warna airnya yang biru sungguh memikat hati wisatawan yang melihatnya. (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Tak cuma Belitung, danau cantik yang dulunya bekas tambang ada juga di kota Singkawang. Warna airnya yang biru sungguh memikat hati wisatawan yang melihatnya. (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Lokasi danau biru ini berada di Jalan Wonosari, kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah. Jangan bayangkan jalan mulus beraspal menuju ke sini karena tidak akan traveler temukan. Untuk ke sini, traveler harus masuk ke dalam kebun sawit. (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Lokasi danau biru ini berada di Jalan Wonosari, kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah. Jangan bayangkan jalan mulus beraspal menuju ke sini karena tidak akan traveler temukan. Untuk ke sini, traveler harus masuk ke dalam kebun sawit. (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Ada banyak lubang bekas tambang emas yang berubah jadi danau berair biru di lokasi ini. Makin masuk ke dalam, lubang bekas tambangnya makin banyak dan luas. Namun warnanya makin pudar. (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Ada banyak lubang bekas tambang emas yang berubah jadi danau berair biru di lokasi ini. Makin masuk ke dalam, lubang bekas tambangnya makin banyak dan luas. Namun warnanya makin pudar. (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Lokasi ini memang belum jadi destinasi wisata resmi yang diakui oleh pemkot Singkawang. Namun sudah banyak wisatawan yang ke sini buat foto-foto, bahkan pre-wedding karena lokasinya yang eksotis. (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Lokasi ini memang belum jadi destinasi wisata resmi yang diakui oleh pemkot Singkawang. Namun sudah banyak wisatawan yang ke sini buat foto-foto, bahkan pre-wedding karena lokasinya yang eksotis. (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Pemandangan danau yang biru memang cukup kontras dengan latar di belakangnya yang gersang. Sungguh sebuah pemandangan yang ironis, mengingat danau cantik ini tercipta dari hasil eksploitasi manusia terhadap alam yang demikian kaya. (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Pemandangan danau yang biru memang cukup kontras dengan latar di belakangnya yang gersang. Sungguh sebuah pemandangan yang ironis, mengingat danau cantik ini tercipta dari hasil eksploitasi manusia terhadap alam yang demikian kaya. (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Air danau yang berwarna biru diduga mengandung kontaminasi bahan kimia. Jangan pernah sekali-sekali mencoba untuk mengonsumsi air danau ini, apalagi berenang di sana. Meskipun warnanya sangat menggoda, tapi sangat tidak disarankan untuk melakukan kegiatan-itu. (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Air danau yang berwarna biru diduga mengandung kontaminasi bahan kimia. Jangan pernah sekali-sekali mencoba untuk mengonsumsi air danau ini, apalagi berenang di sana. Meskipun warnanya sangat menggoda, tapi sangat tidak disarankan untuk melakukan kegiatan-itu. (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Traveler cukup menikmati danau ini dari atas saja dan jangan pernah terpikir untuk menyelupkan anggota tubuh Anda di air danau, apapun itu. Paling asyik ke sini memang buat foto-foto! (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Traveler cukup menikmati danau ini dari atas saja dan jangan pernah terpikir untuk menyelupkan anggota tubuh Anda di air danau, apapun itu. Paling asyik ke sini memang buat foto-foto! (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Untuk masuk ke danau ini, traveler tidak akan dipungut biaya alias gratis. Namun traveler tetap harus berhati-hati untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Untuk masuk ke danau ini, traveler tidak akan dipungut biaya alias gratis. Namun traveler tetap harus berhati-hati untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA