Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 28 Okt 2022 06:11 WIB

PHOTOS

Gila! Kuda Nil Pablo Escobar yang Meresahkan Satu Negara...

Pool
detikTravel

Jakarta - Kuda Nil warisan Pablo Escobar bikin susah satu negara. Keberadaannya sudah menjadi hama karena berkembang pesat di luar habitatnya.

Kuda nil peninggalan gembong narkoba Pablo Escobar bikin repot seisi Kolombia selama bertahun-tahun. Jumlahnya meningkat pesat dan pengebirian terus dilakukan hingga kini. (Foto: Getty Images)

Kuda nil peninggalan gembong narkoba Pablo Escobar bikin repot seisi Kolombia selama bertahun-tahun. Jumlahnya meningkat pesat dan pengebirian terus dilakukan hingga kini. (Foto: Getty Images)

Ketika Escobar meninggal pada tahun 1993. Dia meninggalkan kuda nil yang didatangkan tahun 1980-an itu. Setelah Escobar meninggal dunia, kuda nil itu tak terurus dan lama-kelamaan berkembang tak terkendali. (Foto: Courtesy of Carlos Valderrama)

Ketika Escobar meninggal pada tahun 1993. Dia meninggalkan kuda nil yang didatangkan tahun 1980-an itu. Setelah Escobar meninggal dunia, kuda nil itu tak terurus dan lama-kelamaan berkembang tak terkendali. (Foto: Courtesy of Carlos Valderrama)

Puing-puing rumah mewah Pablo Escobar kini menjadi bagian dari atraksi Hacienda Napoles yang dipugar jadi taman hiburan. (Foto: Getty Images)

Puing-puing rumah mewah Pablo Escobar kini menjadi bagian dari atraksi Hacienda Napoles yang dipugar jadi taman hiburan. (Foto: Getty Images)

Hacienda Napoles dulu menjadi rumah mewah Pablo Escobar (Getty Images)

Hacienda Napoles dulu menjadi rumah mewah Pablo Escobar (Getty Images)

Petugas kesehatan di Kolombia melakukan kebiri terhadap sejumlah hipopotamus (kuda nil) Escobar di Provinsi Antioquia sejak tahun 2014. Karena, pemerintah menilai jumlah mereka sudah terlalu banyak. (Foto: Getty Images)

Petugas kesehatan di Kolombia melakukan kebiri terhadap sejumlah hipopotamus (kuda nil) Escobar di Provinsi Antioquia sejak tahun 2014. Karena, pemerintah menilai jumlah mereka sudah terlalu banyak. (Foto: Getty Images)

Populasi yang membengkak ini berdampak buruk kepada para petani karena binatang ini memakan berton-ton dedaunan dan tanaman petani. (Foto: Getty Images)

Populasi yang membengkak ini berdampak buruk kepada para petani karena binatang ini memakan berton-ton dedaunan dan tanaman petani. (Foto: Getty Images)

Pemerintah menyatakan binatang ini membahayakan keselamatan publik. Namun, sebagian masyarakat senang dengan kehadiran mereka, bahkan ada yang sudah mengambilnya sebagai binatang piaraan. (Foto: Getty Images)

Pemerintah menyatakan binatang ini membahayakan keselamatan publik. Namun, sebagian masyarakat senang dengan kehadiran mereka, bahkan ada yang sudah mengambilnya sebagai binatang piaraan. (Foto: Getty Images)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
e-Life
×
Pamer Body Count di Medsos, Kok Bangga?
Pamer Body Count di Medsos, Kok Bangga? Selengkapnya