Jakarta - Filipina juga punya tradisi menggantung mayatnya di tebing. Mereka percaya cara makam ini membantu roh mayat lebih dekat dengan roh leluhur.
Foto: Kuburan Gantung di Tebing Filipina
Sabtu, 19 Nov 2022 15:35 WIB
Kuburan gantung ini berada di Lembah Echo, wilayah Sagada di Pulau Luzon yang merupakan pulau utama di Filipina.Β (Thinkstock)
Kuburan gantung di sana merupakan tradisi dari Suku Igorot dan diperkirakan sudah dilakukan sejak 2.000 tahun lamanya. Menurut kepercayaan Suku Igarot, menggantung makam membuat orang yang meninggal lebih dekat dengan roh leluhur.Β (Thinkstock)
Hanya saja, tradisi itu sudah tidak dilakukan lagi kini. Diketahui, tradisi penguburan itu terakhir dilakukan pada tahun 2010 silam.(dok Istock)
Bentuk peti gantung di Sagada (dok Istock)
Kini, keberadaan makam gantung itu telah menjadi atraksi wisata bagi para wisatawan. Β (dok Istock)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama