Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 30 Nov 2022 22:10 WIB

PHOTOS

Potret Jaran Kepang, Tarian Penyambung Persaudaraan dari Temanggung

Elvy Yusanti
detikTravel

Temanggung - Tarian Jaran Kepang selama dikenal sebagai penyambung persaudaraan. Anak-anak usia sekolah di Temanggung pun sejak dini diajari tarian ini. Begini potretnya:

Sekitar seribu pelajar sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama dan atas terlihat berbaris rapi di alun-alun Kabupaten Temanggung, Minggu pagi (27/11). Mereka akan menarikan tari Jaran Kepang. Sulistyono Wahyono (Kabupaten Temanggung)

Sekitar seribu pelajar sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama dan atas terlihat berbaris rapi di alun-alun Kabupaten Temanggung, Minggu pagi (27/11). Mereka akan menarikan tari Jaran Kepang. Sulistyono Wahyono (Kabupaten Temanggung)

Mereka mengenakan ikat kepala, rompi, kostum warna-warni, dan wajah yang dirias sedemikian rupa mulai bergerak rancak mengikuti irama musik gamelan. Lenggak-lenggok perwakilan dari 423 sekolah itu seperti tengah menunggang seekor kuda. (Elvy Yusanti/Istimewa)

Mereka mengenakan ikat kepala, rompi, kostum warna-warni, dan wajah yang dirias sedemikian rupa mulai bergerak rancak mengikuti irama musik gamelan. Lenggak-lenggok perwakilan dari 423 sekolah itu seperti tengah menunggang seekor kuda. (Elvy Yusanti/Istimewa)

Tarian Jaran Kepang menggunakan alat peraga berupa jaranan (kuda-kudaan) yang terbuat dari kepang (bambu yang dianyam). Di daerah lain disebut Kuda Lumping karena kudanya terbuat dari kulit lumping (kulit) atau kulit bambu yang dianyam. Sulistyono Wahyono (Kabupaten Temanggung)

Tarian Jaran Kepang menggunakan alat peraga berupa jaranan (kuda-kudaan) yang terbuat dari kepang (bambu yang dianyam). Di daerah lain disebut Kuda Lumping karena kudanya terbuat dari kulit lumping (kulit) atau kulit bambu yang dianyam. Sulistyono Wahyono (Kabupaten Temanggung)

Pemerintah Kabupaten Temanggung sengaja menggelar tarian massal itu sebagai upaya melakukan regenerasi, sekaligus menjaga jati diri dan harga diri masyarakat Temanggung. (Foto: Elvy Yusanti) 

Pemerintah Kabupaten Temanggung sengaja menggelar tarian massal itu sebagai upaya melakukan regenerasi, sekaligus menjaga jati diri dan harga diri masyarakat Temanggung. (Foto: Elvy Yusanti) 

Sejarah Jaran Kepang Temanggung sudah ada sejak tahun 1903 berdasarkan dokumen sejarah Belanda di wilayah lereng Gunung Sumbing. Menurut cerita sesepuh di sana, kesenian Jaran Kepang biasa dimainkan para petani tembakau dan kopi sebagai wujud suka cita karena panen. Sulistyono Wahyono (Kabupaten Temanggung)

Sejarah Jaran Kepang Temanggung sudah ada sejak tahun 1903 berdasarkan dokumen sejarah Belanda di wilayah lereng Gunung Sumbing. Menurut cerita sesepuh di sana, kesenian Jaran Kepang biasa dimainkan para petani tembakau dan kopi sebagai wujud suka cita karena panen. Sulistyono Wahyono (Kabupaten Temanggung)

Tradisi Jaran Kepang Temanggung ini seperti rantai emas untuk penyambung paseduluran (persaudaraan). Di Temanggung sendiri ada 284 desa, ada 800 kelompok kesenian Jaran Kepang. Sulistyono Wahyono (Kabupaten Temanggung)

Tradisi Jaran Kepang Temanggung ini seperti rantai emas untuk penyambung paseduluran (persaudaraan). Di Temanggung sendiri ada 284 desa, ada 800 kelompok kesenian Jaran Kepang. Sulistyono Wahyono (Kabupaten Temanggung)

Sejumlah pelajar yang mengikuti acara tari Jaran Kepang secara massal ini mengaku senang karena ini adalah pengalaman baru bagi mereka. Selama 2 minggu mereka berlatih tarian ini dan menikmati setiap prosesnya. Sulistyono Wahyono (Kabupaten Temanggung)

Sejumlah pelajar yang mengikuti acara tari Jaran Kepang secara massal ini mengaku senang karena ini adalah pengalaman baru bagi mereka. Selama 2 minggu mereka berlatih tarian ini dan menikmati setiap prosesnya. Sulistyono Wahyono (Kabupaten Temanggung)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA