Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 25 Jan 2023 14:30 WIB

PHOTOS

Warga Tawangmangu Membayar Nazar Lewat Tradisi Mondosiyo

Karanganyar - Warga Dusun Pancot, Tawangmangu, kembali menggelar Tradisi Mondosiyo. Puncak tradisi ini adalah pelepasan ayam dari warga yang memiliki nazar.

Tokoh adat desa menabur beras kuning pada Tradisi Mondosiyo di Dusun Pancot, Kalisoro, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (24/1/2023). Tradisi yang digelar setiap tujuh lapan sekali atau tiap Selasa Kliwon Wuku Mondosiyo dalam penanggalan Jawa tersebut merupakan wujud syukur warga dusun kepada Tuhan YME atas limpahan berkah dan rezeki yang diberikan.

Tokoh adat desa menabur beras kuning pada Tradisi Mondosiyo di Dusun Pancot, Kalisoro, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (24/1/2023). Tradisi yang digelar setiap tujuh lapan sekali atau tiap Selasa Kliwon Wuku Mondosiyo dalam penanggalan Jawa tersebut merupakan wujud syukur warga dusun kepada Tuhan YME atas limpahan berkah dan rezeki yang diberikan.

Ada beberapa prosesi yang digelar pada Tradisi Mondosiyo. Pertama adalah performing kelompok seni reog. Kelompok yang ikut tidak hanya dari Karanganyar. Namun, ada juga yang dari Ponorogo, Solo, dan beberapa kota lain. Mereka sengaja hadir untuk memeriahkan gelaran itu.

Ada beberapa prosesi yang digelar pada Tradisi Mondosiyo. Pertama adalah performing kelompok seni reog. Kelompok yang ikut tidak hanya dari Karanganyar. Namun, ada juga yang dari Ponorogo, Solo, dan beberapa kota lain. Mereka sengaja hadir untuk memeriahkan gelaran itu.

Puncak acara dari tradisi Mondosiyo adalah pelepasan ayam. Ayam-ayam ini adalah milik warga yang sebelumnya memiliki nazar.

Puncak acara dari tradisi Mondosiyo adalah pelepasan ayam. Ayam-ayam ini adalah milik warga yang sebelumnya memiliki nazar.

Dan acara puncak digelar sekitar pukul 17.00 WIB. Satu persatu warga yang memiliki nazar melepaskan ayamnya ke atas bangunan yang disebut badegan. Bangunan ini memiliki tiga pintu masuk dan beratap seng.

Dan acara puncak digelar sekitar pukul 17.00 WIB. Satu persatu warga yang memiliki nazar melepaskan ayamnya ke atas bangunan yang disebut badegan. Bangunan ini memiliki tiga pintu masuk dan beratap seng.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA