Ritual Perang Air Digelar Warga Desa Suwat di Awal Tahun

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Foto Travel

Ritual Perang Air Digelar Warga Desa Suwat di Awal Tahun

Grandyos Zafna - detikTravel
Jumat, 02 Jan 2026 07:34 WIB

Bali - Ratusan warga mengikuti tradisi perang air dalam Festival Air Suwat, sebagai ritual pembersihan diri dan penguat persaudaraan di awal tahun.

Warga saling menyiram air saat tradisi perang air pada Festival Air Suwat di Desa Suwat, Gianyar, Bali, Kamis (1/1/2026). Tradisi tahunan yang digelar setiap tanggal 1 Januari tersebut mengusung tema mengalir bersama air dengan diikuti ratusan orang sebagai ritual pembersihan diri serta spiritual untuk membangkitkan energi positif sekaligus memperkuat hubungan persaudaraan antar warga dan menjadi daya tarik pariwisata. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/bar
Warga saling menyiram air saat tradisi perang air dalam Festival Air Suwat di Desa Suwat, Gianyar, Bali, Kemarin. ANTARA FOTO/NYOMAN HENDRA WIBOWO
Warga saling menyiram air saat tradisi perang air pada Festival Air Suwat di Desa Suwat, Gianyar, Bali, Kamis (1/1/2026). Tradisi tahunan yang digelar setiap tanggal 1 Januari tersebut mengusung tema mengalir bersama air dengan diikuti ratusan orang sebagai ritual pembersihan diri serta spiritual untuk membangkitkan energi positif sekaligus memperkuat hubungan persaudaraan antar warga dan menjadi daya tarik pariwisata. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/bar
Tradisi tahunan yang digelar setiap tanggal 1 Januari ini kembali dilaksanakan sebagai bagian dari ritual pembersihan diri sekaligus penyambutan tahun baru. ANTARA FOTO/NYOMAN HENDRA WIBOWO
Warga saling menyiram air saat tradisi perang air pada Festival Air Suwat di Desa Suwat, Gianyar, Bali, Kamis (1/1/2026). Tradisi tahunan yang digelar setiap tanggal 1 Januari tersebut mengusung tema mengalir bersama air dengan diikuti ratusan orang sebagai ritual pembersihan diri serta spiritual untuk membangkitkan energi positif sekaligus memperkuat hubungan persaudaraan antar warga dan menjadi daya tarik pariwisata. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/bar
Festival Air Suwat mengusung tema mengalir bersama air dan diikuti ratusan warga dari berbagai kalangan. ANTARA FOTO/NYOMAN HENDRA WIBOWO
Warga saling menyiram air saat tradisi perang air pada Festival Air Suwat di Desa Suwat, Gianyar, Bali, Kamis (1/1/2026). Tradisi tahunan yang digelar setiap tanggal 1 Januari tersebut mengusung tema mengalir bersama air dengan diikuti ratusan orang sebagai ritual pembersihan diri serta spiritual untuk membangkitkan energi positif sekaligus memperkuat hubungan persaudaraan antar warga dan menjadi daya tarik pariwisata. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/bar
Prosesi perang air dilakukan dengan penuh kegembiraan, di mana warga saling menyiram air menggunakan ember, gayung, maupun alat sederhana lainnya. Air dimaknai sebagai simbol kehidupan, kesucian, dan pembaruan energi.Β ANTARA FOTO/NYOMAN HENDRA WIBOWO
Warga saling menyiram air saat tradisi perang air pada Festival Air Suwat di Desa Suwat, Gianyar, Bali, Kamis (1/1/2026). Tradisi tahunan yang digelar setiap tanggal 1 Januari tersebut mengusung tema mengalir bersama air dengan diikuti ratusan orang sebagai ritual pembersihan diri serta spiritual untuk membangkitkan energi positif sekaligus memperkuat hubungan persaudaraan antar warga dan menjadi daya tarik pariwisata. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/bar
Selain memiliki makna spiritual, tradisi ini juga menjadi sarana mempererat hubungan persaudaraan antarwarga. Selama pelaksanaan perang air, tidak ada sekat usia maupun status sosial. Seluruh peserta larut dalam suasana kebersamaan dan sukacita. ANTARA FOTO/NYOMAN HENDRA WIBOWO
Ritual Perang Air Digelar Warga Desa Suwat di Awal Tahun
Ritual Perang Air Digelar Warga Desa Suwat di Awal Tahun
Ritual Perang Air Digelar Warga Desa Suwat di Awal Tahun
Ritual Perang Air Digelar Warga Desa Suwat di Awal Tahun
Ritual Perang Air Digelar Warga Desa Suwat di Awal Tahun
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads