Jakarta - Sejumlah kota di dunia menyimpan jejak penting perkembangan peradaban Islam. Warisan sejarahnya masih bisa disaksikan melalui berbagai situs.
Foto Travel
Dari Makkah hingga Samarkand, Ini Kota Jejak Peradaban Islam di Dunia
MakkahΒ merupakan kota suci umat Islam yang menjadi tempat lahirnya agama Islam sekaligus pusat ibadah haji dan umrah bagi Muslim dari seluruh dunia. Berbagai situs penting dapat ditemukan di kota ini, seperti Masjidil Haram dan Ka'bah sebagai kiblat umat Islam, serta lokasi bersejarah seperti Jabal Nur yang menaungi Gua Hira tempat Nabi Muhammad menerima wahyu pertama dan Jabal Tsur yang menjadi tempat persembunyian saat peristiwa hijrah. Getty Images/Abid Katib
Madinah menjadi kota suci kedua dalam Islam dan dikenal sebagai tempat hijrah Nabi Muhammad bersama para sahabat pada tahun 622 M yang menandai awal kalender Hijriah. Kota ini berkembang sebagai pusat peradaban Islam awal dengan keberadaan Masjid Nabawi, makam Nabi Muhammad, serta berbagai situs bersejarah yang mencerminkan perkembangan sosial, politik, dan hukum Islam. Muntazer Uday Sahib/NurPhoto via Getty Images
Baghdad berkembang pesat sebagai pusat peradaban Islam pada masa Kekhalifahan Abbasiyah dengan kemajuan di bidang ilmu pengetahuan, budaya, dan administrasi pemerintahan. Kota ini dikenal melalui Baitul Hikmah atau House of Wisdom yang menjadi pusat penerjemahan dan pengembangan ilmu filsafat, matematika, astronomi, dan kedokteran oleh para cendekiawan Muslim dari berbagai latar belakang. Geography Photos/Universal Images Group via Getty Images
Cordoba di wilayah Al-Andalus, Spanyol, pernah menjadi pusat peradaban Islam di Eropa pada abad ke-9 hingga ke-10 di bawah pemerintahan Dinasti Umayyah. Kota ini dikenal dengan Masjid Agung Cordoba yang menjadi salah satu bangunan Islam terbesar di Eropa Selatan serta menjadi pusat perkembangan ilmu pengetahuan, filsafat, seni, dan budaya Islam. Saffet Azak/Anadolu via Getty Images
Istanbul menjadi pusat peradaban Islam setelah ditaklukkan oleh Sultan Muhammad Al-Fatih pada tahun 1453 dan berkembang sebagai pusat politik, ekonomi, serta budaya Kekhalifahan Utsmaniyah. Kota ini menjadi titik pertemuan budaya Timur dan Barat dengan berbagai warisan sejarah Islam seperti arsitektur masjid dan Museum Hagia Sophia yang mencerminkan pengaruh besar Islam di kawasan Eurasia. Ahmed Mosaad/NurPhoto via Getty Images
Kairo berkembang sebagai pusat peradaban Islam sejak berdirinya Dinasti Fatimiyah pada tahun 969 M dan dikenal dengan julukan Kota Seribu Menara. Kota ini menjadi pusat pendidikan dan pemikiran Islam dengan keberadaan Universitas Al-Azhar sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam tertua dan berpengaruh di dunia, serta berperan penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan Islam. Bakr Al Kasem/Anadolu via Getty Images
Damaskus merupakan salah satu kota tertua yang terus dihuni dan pernah menjadi pusat pemerintahan Dinasti Umayyah yang berperan penting dalam perkembangan peradaban Islam awal. Masjid Umayyah menjadi landmark utama yang mencerminkan kemajuan arsitektur dan kehidupan sosial umat Islam pada masa awal kekhalifahan. Ali Balikci/Anadolu Agency via Getty Images
Samarkand berkembang sebagai pusat perdagangan dan pembelajaran Islam setelah menjadi bagian dari jalur perdagangan Jalur Sutra pada awal abad ke-8 M. Kota ini menjadi persimpangan budaya Timur dan Barat dengan keberadaan masjid, madrasah, serta observatorium Ulugh Beg yang menunjukkan kemajuan ilmu pengetahuan dalam peradaban Islam. Muhannad Fala?ah/Getty Images












































Komentar Terbanyak
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi