Sehari Setelah Holi, Tradisi Huranga Digelar Meriah di Mathura

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Foto Travel

Sehari Setelah Holi, Tradisi Huranga Digelar Meriah di Mathura

Grandyos Zafna - detikTravel
Jumat, 06 Mar 2026 12:01 WIB

India - Pria menyiram air warna ke perempuan saat tradisi Huranga sehari setelah Holi di Dauji Temple.

Hindu devotees dance duringΒ Huranga, a game played between men and women a day after Holi, at Dauji temple near the northern city of Mathura,Β India, March 5, 2026. REUTERS/Priyanshu Singh
Seorang pria menyiramkan air berwarna kepada seorang perempuan saat tradisi Huranga yang digelar sehari setelah perayaan Holi di Dauji Temple, Kamis (5/3/2026). REUTERS/Priyanshu Singh
Hindu devotees dance duringΒ Huranga, a game played between men and women a day after Holi, at Dauji temple near the northern city of Mathura,Β India, March 5, 2026. REUTERS/Priyanshu Singh
Tradisi ini menjadi salah satu rangkaian perayaan yang meriah di wilayah Mathura, India. Huranga merupakan permainan tradisional yang mempertemukan laki-laki dan perempuan dalam suasana penuh kegembiraan. Para peserta saling menyiram air berwarna dan melempar bubuk warna sebagai simbol sukacita setelah perayaan Holi.Β Β REUTERS/Priyanshu Singh
Hindu devotees dance duringΒ Huranga, a game played between men and women a day after Holi, at Dauji temple near the northern city of Mathura,Β India, March 5, 2026. REUTERS/Priyanshu Singh
Di area halaman kuil Dauji, warga dan pengunjung berkumpul untuk mengikuti dan menyaksikan tradisi tersebut. Suasana menjadi semarak dengan warna-warni air serta bubuk warna yang beterbangan di udara, sementara para peserta tertawa dan bersorak selama permainan berlangsung.Β REUTERS/Priyanshu Singh
Hindu devotees dance duringΒ Huranga, a game played between men and women a day after Holi, at Dauji temple near the northern city of Mathura,Β India, March 5, 2026. REUTERS/Priyanshu Singh
Mathura dikenal sebagai salah satu pusat perayaan Holi di India karena kota ini memiliki hubungan erat dengan kisah Krishna dalam tradisi Hindu. Oleh karena itu, berbagai ritual dan tradisi budaya digelar setiap tahun untuk merayakan festival warna tersebut.Β REUTERS/Priyanshu Singh
Hindu devotees dance duringΒ Huranga, a game played between men and women a day after Holi, at Dauji temple near the northern city of Mathura,Β India, March 5, 2026. REUTERS/Priyanshu Singh
Tradisi Huranga di Dauji Temple menjadi bagian penting dari rangkaian perayaan setelah Holi. Β REUTERS/Priyanshu Singh
Hindu devotees dance duringΒ Huranga, a game played between men and women a day after Holi, at Dauji temple near the northern city of Mathura,Β India, March 5, 2026. REUTERS/Priyanshu Singh
Kegiatan ini telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi daya tarik budaya yang menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah.Β REUTERS/Priyanshu Singh
Hindu devotees dance duringΒ Huranga, a game played between men and women a day after Holi, at Dauji temple near the northern city of Mathura,Β India, March 5, 2026. REUTERS/Priyanshu Singh
Melalui tradisi tersebut, masyarakat tidak hanya merayakan festival musim semi, tetapi juga menjaga warisan budaya yang telah menjadi identitas lokal di Mathura selama bertahun-tahun.Β REUTERS/Priyanshu Singh
Sehari Setelah Holi, Tradisi Huranga Digelar Meriah di Mathura
Sehari Setelah Holi, Tradisi Huranga Digelar Meriah di Mathura
Sehari Setelah Holi, Tradisi Huranga Digelar Meriah di Mathura
Sehari Setelah Holi, Tradisi Huranga Digelar Meriah di Mathura
Sehari Setelah Holi, Tradisi Huranga Digelar Meriah di Mathura
Sehari Setelah Holi, Tradisi Huranga Digelar Meriah di Mathura
Sehari Setelah Holi, Tradisi Huranga Digelar Meriah di Mathura
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads