Perayaan Sao Jorge Tampilkan Harmoni Tradisi Iman dan Budaya

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Foto Travel

Perayaan Sao Jorge Tampilkan Harmoni Tradisi Iman dan Budaya

Najmi Dhiaulhaq - detikTravel
Sabtu, 25 Apr 2026 09:00 WIB

Rio de Janeiro - Umat Katolik di Rio de Janeiro merayakan Hari Sao Jorge. Misa, prosesi, dan ritual digelar meriah sejak dini hari.

Devotees of Sao Jorge, also known as Saint George, pray in front of candles during Sao Jorge's Day celebrations in Rio de Janeiro, Brazil, April 23, 2026. REUTERS/Tita Barros

SΓ£o Jorge merupakan sebutan dalam bahasa Portugis untuk Santo Georgius, santo martir yang sangat dihormati di Brasil. Kembang api menerangi langit saat perayaan Hari SΓ£o Jorge di Rio de Janeiro, Brasil (23/4/2026). REUTERS/Tita Barros

Devotees of Sao Jorge, also known as Saint George, pray in front of candles during Sao Jorge's Day celebrations in Rio de Janeiro, Brazil, April 23, 2026. REUTERS/Tita Barros

Warga mengabadikan drone dengan formasi bertuliskan "Salve Jorge" di area gereja. Frasa tersebut sering dikaitkan dengan penghormatan pada Saint George. Diperingati setiap 23 April sebagai bagian dari tradisi Katolik. REUTERS/Tita Barros

Devotees of Sao Jorge, also known as Saint George, pray in front of candles during Sao Jorge's Day celebrations in Rio de Janeiro, Brazil, April 23, 2026. REUTERS/Tita Barros

Drone atraksi membentuk formasi menggambarkan sosok SΓ£o Jorge sebagai ksatria yang identik dengan legendanya, simbol kemenangan kebaikan atas kejahatan dalam tradisi Kristen. REUTERS/Tita Barros

Devotees of Sao Jorge, also known as Saint George, pray in front of candles during Sao Jorge's Day celebrations in Rio de Janeiro, Brazil, April 23, 2026. REUTERS/Tita Barros

Imam mengangkat Blessed Sacrament dalam prosesi dan adorasi saat misa peringatan SΓ£o Jorge. Ritual ini merupakan bagian inti ibadah Katolik yang menandai penghormatan terhadap Ekaristi. REUTERS/Tita Barros

Devotees of Sao Jorge, also known as Saint George, pray in front of candles during Sao Jorge's Day celebrations in Rio de Janeiro, Brazil, April 23, 2026. REUTERS/Tita Barros

Umat menyalakan lilin saat mengikuti rangkaian ibadah yang telah dimulai sejak dini hari, termasuk misa pembuka (Alvorada) yang menjadi tradisi tahunan di Rio. REUTERS/Tita Barros

Devotees of Sao Jorge, also known as Saint George, pray in front of candles during Sao Jorge's Day celebrations in Rio de Janeiro, Brazil, April 23, 2026. REUTERS/Tita Barros

Deretan lilin memenuhi area ibadah sebagai simbol doa dan harapan umat dalam perayaan yang juga menjadi hari libur resmi di negara bagian Rio de Janeiro. REUTERS/Tita Barros

Devotees of Sao Jorge, also known as Saint George, pray in front of candles during Sao Jorge's Day celebrations in Rio de Janeiro, Brazil, April 23, 2026. REUTERS/Tita Barros

Seorang umat memegang patung kecil SΓ£o Jorge dalam perayaan yang diikuti ribuan warga. REUTERS/Tita Barros

Devotees of Sao Jorge, also known as Saint George, pray in front of candles during Sao Jorge's Day celebrations in Rio de Janeiro, Brazil, April 23, 2026. REUTERS/Tita Barros

Umat berdoa dengan khusyuk dalam perayaan yang tidak hanya bersifat keagamaan, tetapi juga mencerminkan perpaduan budaya, termasuk pengaruh tradisi Afro-Brasil yang mengaitkan SΓ£o Jorge dengan sosok Ogun. REUTERS/Tita Barros

Perayaan Sao Jorge Tampilkan Harmoni Tradisi Iman dan Budaya
Perayaan Sao Jorge Tampilkan Harmoni Tradisi Iman dan Budaya
Perayaan Sao Jorge Tampilkan Harmoni Tradisi Iman dan Budaya
Perayaan Sao Jorge Tampilkan Harmoni Tradisi Iman dan Budaya
Perayaan Sao Jorge Tampilkan Harmoni Tradisi Iman dan Budaya
Perayaan Sao Jorge Tampilkan Harmoni Tradisi Iman dan Budaya
Perayaan Sao Jorge Tampilkan Harmoni Tradisi Iman dan Budaya
Perayaan Sao Jorge Tampilkan Harmoni Tradisi Iman dan Budaya
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads