Jakarta -
Pulau Padar adalah primadona di Taman Nasional Komodo. Untuk menikmati keindahannya, traveler harus mendaki sampai ke puncak. Disarankan datang saat pagi hari ketika matahari terbit.
Pertama-tama pendakian dimulai dari tanggal kayu, selebihnya terbuat dari tangga batu
|
Pulau Padar adalah primadona di Taman Nasional Komodo. Untuk menikmati keindahannya, traveler harus mendaki sampai ke puncak. Disarankan datang saat pagi hari ketika matahari terbit.
Jalur pendakian yang baru-baru ini dibuat
|
Pulau Padar adalah primadona di Taman Nasional Komodo. Untuk menikmati keindahannya, traveler harus mendaki sampai ke puncak. Disarankan datang saat pagi hari ketika matahari terbit.
Sampai di atas puncak Pulau Padar
|
Pulau Padar adalah primadona di Taman Nasional Komodo. Untuk menikmati keindahannya, traveler harus mendaki sampai ke puncak. Disarankan datang saat pagi hari ketika matahari terbit.
Sisi lain Pulau Padar
|
Pulau Padar adalah primadona di Taman Nasional Komodo. Untuk menikmati keindahannya, traveler harus mendaki sampai ke puncak. Disarankan datang saat pagi hari ketika matahari terbit.
Pulau Padar adalah primadona di Taman Nasional Komodo. Untuk menikmati keindahannya, traveler harus mendaki sampai ke puncak. Disarankan datang saat pagi hari ketika matahari terbit.Pulau Padar adalah primadona di Taman Nasional Komodo. Untuk menikmati keindahannya, traveler harus mendaki sampai ke puncak. Disarankan datang saat pagi hari ketika matahari terbit.Pulau Padar adalah primadona di Taman Nasional Komodo. Untuk menikmati keindahannya, traveler harus mendaki sampai ke puncak. Disarankan datang saat pagi hari ketika matahari terbit.Pulau Padar adalah primadona di Taman Nasional Komodo. Untuk menikmati keindahannya, traveler harus mendaki sampai ke puncak. Disarankan datang saat pagi hari ketika matahari terbit.
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Setelah Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Acara Lari, Entourage Bali Minta Maaf
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten