Jakarta - Senyum dan tawa seorang anak, adalah fase terindah dalam hidup manusia. Tiada lelah anak-anak memberi warna dalam kehidupan, memberi arti pentingnya harapan dan cita-cita.Begitu pula di Agats, ibukota Kabupaten Asmat, tempat bermainnya anak-anak Suku Asmat dan anak-anak suku lainnya. Berenang di sungai atau pun di atas jalan dan jembatan papan, bahkan bermain lumpur di rawa. Semuanya penuh tawa ceria.Berbaurnya anak-anak penduduk asli ataupun pendatang dari suku-suku lain, merupakan warna indah kebhinnekaan nusantara ini.Mari bercermin dari cerianya mereka. Karena mereka adalah anak Indonesia yang tahu makna ber-Bhinneka Tunggal Ika
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Bukan Hanya Wisatawan, Menkes Juga Merasa Berat Bayar Tiket Pesawat
DPR Beberkan Biang Keladi Harga Tiket Pesawat Domestik di Indonesia Mahal