Jakarta -
Mulai 13-15 Oktober 2010, eksplorasi Tanjung Lesung dimulai. Di kawasan pesisir pantai yang berbentuk lesung (alat menumbuk padi) ini, awalnya cuaca sungguh tidak bersahabat. Tapi, Tanjung Lesung tidak mengecewakan pada akhirnya. Berikut potretnya ketika cerah.
ugc
|
Mulai 13-15 Oktober 2010, eksplorasi Tanjung Lesung dimulai. Di kawasan pesisir pantai yang berbentuk lesung (alat menumbuk padi) ini, awalnya cuaca sungguh tidak bersahabat. Tapi, Tanjung Lesung tidak mengecewakan pada akhirnya. Berikut potretnya ketika cerah.
ugc
|
Mulai 13-15 Oktober 2010, eksplorasi Tanjung Lesung dimulai. Di kawasan pesisir pantai yang berbentuk lesung (alat menumbuk padi) ini, awalnya cuaca sungguh tidak bersahabat. Tapi, Tanjung Lesung tidak mengecewakan pada akhirnya. Berikut potretnya ketika cerah.
ugc
|
Mulai 13-15 Oktober 2010, eksplorasi Tanjung Lesung dimulai. Di kawasan pesisir pantai yang berbentuk lesung (alat menumbuk padi) ini, awalnya cuaca sungguh tidak bersahabat. Tapi, Tanjung Lesung tidak mengecewakan pada akhirnya. Berikut potretnya ketika cerah.
ugc
|
Mulai 13-15 Oktober 2010, eksplorasi Tanjung Lesung dimulai. Di kawasan pesisir pantai yang berbentuk lesung (alat menumbuk padi) ini, awalnya cuaca sungguh tidak bersahabat. Tapi, Tanjung Lesung tidak mengecewakan pada akhirnya. Berikut potretnya ketika cerah.
ugc
|
Mulai 13-15 Oktober 2010, eksplorasi Tanjung Lesung dimulai. Di kawasan pesisir pantai yang berbentuk lesung (alat menumbuk padi) ini, awalnya cuaca sungguh tidak bersahabat. Tapi, Tanjung Lesung tidak mengecewakan pada akhirnya. Berikut potretnya ketika cerah.
Mulai 13-15 Oktober 2010, eksplorasi Tanjung Lesung dimulai. Di kawasan pesisir pantai yang berbentuk lesung (alat menumbuk padi) ini, awalnya cuaca sungguh tidak bersahabat. Tapi, Tanjung Lesung tidak mengecewakan pada akhirnya. Berikut potretnya ketika cerah.Mulai 13-15 Oktober 2010, eksplorasi Tanjung Lesung dimulai. Di kawasan pesisir pantai yang berbentuk lesung (alat menumbuk padi) ini, awalnya cuaca sungguh tidak bersahabat. Tapi, Tanjung Lesung tidak mengecewakan pada akhirnya. Berikut potretnya ketika cerah.Mulai 13-15 Oktober 2010, eksplorasi Tanjung Lesung dimulai. Di kawasan pesisir pantai yang berbentuk lesung (alat menumbuk padi) ini, awalnya cuaca sungguh tidak bersahabat. Tapi, Tanjung Lesung tidak mengecewakan pada akhirnya. Berikut potretnya ketika cerah.Mulai 13-15 Oktober 2010, eksplorasi Tanjung Lesung dimulai. Di kawasan pesisir pantai yang berbentuk lesung (alat menumbuk padi) ini, awalnya cuaca sungguh tidak bersahabat. Tapi, Tanjung Lesung tidak mengecewakan pada akhirnya. Berikut potretnya ketika cerah.Mulai 13-15 Oktober 2010, eksplorasi Tanjung Lesung dimulai. Di kawasan pesisir pantai yang berbentuk lesung (alat menumbuk padi) ini, awalnya cuaca sungguh tidak bersahabat. Tapi, Tanjung Lesung tidak mengecewakan pada akhirnya. Berikut potretnya ketika cerah.
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Femas, Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Terdeteksi di Masjid
Terpopuler: Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Sempat Terdeteksi di Masjid
Setelah Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Acara Lari, Entourage Bali Minta Maaf