Jakarta -
Pasaca bencana air bah yang dalam beberapa waktu lalu merenggut 7 korban tewas, kunjungan kami ke Kinarum kali ini bertepatan dengan kondisi wisata alam sungai dan batuan ini yang sedang berbenah. Berbenah untuk kembali menjadi objek wisata favourite masyarakat Kalimantan.
ugc
|
Pasaca bencana air bah yang dalam beberapa waktu lalu merenggut 7 korban tewas, kunjungan kami ke Kinarum kali ini bertepatan dengan kondisi wisata alam sungai dan batuan ini yang sedang berbenah. Berbenah untuk kembali menjadi objek wisata favourite masyarakat Kalimantan.
ugc
|
Pasaca bencana air bah yang dalam beberapa waktu lalu merenggut 7 korban tewas, kunjungan kami ke Kinarum kali ini bertepatan dengan kondisi wisata alam sungai dan batuan ini yang sedang berbenah. Berbenah untuk kembali menjadi objek wisata favourite masyarakat Kalimantan.
ugc
|
Pasaca bencana air bah yang dalam beberapa waktu lalu merenggut 7 korban tewas, kunjungan kami ke Kinarum kali ini bertepatan dengan kondisi wisata alam sungai dan batuan ini yang sedang berbenah. Berbenah untuk kembali menjadi objek wisata favourite masyarakat Kalimantan.
ugc
|
Pasaca bencana air bah yang dalam beberapa waktu lalu merenggut 7 korban tewas, kunjungan kami ke Kinarum kali ini bertepatan dengan kondisi wisata alam sungai dan batuan ini yang sedang berbenah. Berbenah untuk kembali menjadi objek wisata favourite masyarakat Kalimantan.
ugc
|
Pasaca bencana air bah yang dalam beberapa waktu lalu merenggut 7 korban tewas, kunjungan kami ke Kinarum kali ini bertepatan dengan kondisi wisata alam sungai dan batuan ini yang sedang berbenah. Berbenah untuk kembali menjadi objek wisata favourite masyarakat Kalimantan.
ugc
|
Pasaca bencana air bah yang dalam beberapa waktu lalu merenggut 7 korban tewas, kunjungan kami ke Kinarum kali ini bertepatan dengan kondisi wisata alam sungai dan batuan ini yang sedang berbenah. Berbenah untuk kembali menjadi objek wisata favourite masyarakat Kalimantan.
Pasaca bencana air bah yang dalam beberapa waktu lalu merenggut 7 korban tewas, kunjungan kami ke Kinarum kali ini bertepatan dengan kondisi wisata alam sungai dan batuan ini yang sedang berbenah. Berbenah untuk kembali menjadi objek wisata favourite masyarakat Kalimantan.Pasaca bencana air bah yang dalam beberapa waktu lalu merenggut 7 korban tewas, kunjungan kami ke Kinarum kali ini bertepatan dengan kondisi wisata alam sungai dan batuan ini yang sedang berbenah. Berbenah untuk kembali menjadi objek wisata favourite masyarakat Kalimantan.Pasaca bencana air bah yang dalam beberapa waktu lalu merenggut 7 korban tewas, kunjungan kami ke Kinarum kali ini bertepatan dengan kondisi wisata alam sungai dan batuan ini yang sedang berbenah. Berbenah untuk kembali menjadi objek wisata favourite masyarakat Kalimantan.Pasaca bencana air bah yang dalam beberapa waktu lalu merenggut 7 korban tewas, kunjungan kami ke Kinarum kali ini bertepatan dengan kondisi wisata alam sungai dan batuan ini yang sedang berbenah. Berbenah untuk kembali menjadi objek wisata favourite masyarakat Kalimantan.Pasaca bencana air bah yang dalam beberapa waktu lalu merenggut 7 korban tewas, kunjungan kami ke Kinarum kali ini bertepatan dengan kondisi wisata alam sungai dan batuan ini yang sedang berbenah. Berbenah untuk kembali menjadi objek wisata favourite masyarakat Kalimantan.Pasaca bencana air bah yang dalam beberapa waktu lalu merenggut 7 korban tewas, kunjungan kami ke Kinarum kali ini bertepatan dengan kondisi wisata alam sungai dan batuan ini yang sedang berbenah. Berbenah untuk kembali menjadi objek wisata favourite masyarakat Kalimantan.
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru