Serunya Idul Fitri di Tanah Suci
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Lebaran

Serunya Idul Fitri di Tanah Suci

- detikTravel
Kamis, 01 Agu 2013 18:17 WIB
Serunya Idul Fitri di Tanah Suci
Mengitari kabah adalah salah satu ibadah yang dilakukan umat Muslim di Masjidil Haram (Putri/detikTravel)
Makkah - Perayaan Idul Fitri di setiap daerah tentu berbeda-beda, termasuk tradisi yang ada di Tanah Suci. Ada banyak kemeriahaan penuh balutan Islami di sana. Seperti apa ya?

"Biasanya malam takbiran di sana suasanya sepi-sepi aja, nggak ada takbiran. Takbiran baru ada tanggal 1 Syawal ketika akan Salat Ied," tutur traveler Nabilah yang rutin merasakan Lebaran di Tanah Suci, kepada detikTravel, Senin (29/7/2013).

Menurut Nabilah, begitu malam takbiran, mal atau pertokoan di sekitar Tanah Suci sangat ramai. Ketika itu, toko-toko ini mengobral barang dengan diskon besar-besaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak tanggung-tanggung, diskon yang diberikan bisa sampai lebih dari 50%. Para penduduk Arab Saudi pun bisa menghabiskan waktu belanja di sana sampai pagi.

"Ketika akan salat Ied, masjid sudah ramai dari Subuh. Orang biasanya nggak beranjak dari masjid sampai selesai salat Id," lanjut Nabilah.

Tapi yang paling menarik menurut Nabilah adalah tradisi berdandan anak kecil Arab. Mereka mengenakan pakaian terbaik dan bergaya bak putri.

"Yang seru kalau sudah Ied, anak-anak kecil dandan seperti putri. Lucu-lucu, pakai baju pesta dengan rambut dikuncir-kuncir terus saling bagi-bagi permen," tutur Nabilah.

Tak mau ketinggalan dengan penduduk asli, keluarga Nabilah ikut ambil bagian dalam keramaian Idul Fitri di Tanah Suci. Mereka membagikan aneka kue seperti nastar, kue cokelat untuk dibagikan di orang sekitar. Hal ini pun dilakukan oleh traveler lain di sana.

"Ketika Lebaran, di sana juga banyak yang jual balon, ramai," ucap Nabilah.

Pemandangan spesial lain yang bisa wisatawan lihat begitu merayakan Idul Fitri di Tanah Suci adalah penampilan para pekerja di Tanah Suci. Kalau biasanya mereka mengenakan seragam, kali ini seluruhnya mengenakan pakaian terbaik.

"Pekerja-pekerja seperti dari Bangladesh, India, Pakistan, Indonesia suka kumpul di pelataran Masjidil Haram. Mereka biasanya dandan parlente, pake celana dan kemeja bagus," jelas Nabilah.

Setelah selesai salat Ied di masjid, biasanya penduduk Arab akan kembali dengan kesibukan masing-masing. Ada yang kembali ke rumah, ada pula yang lanjut silaturahmi ke rumah saudara.

"Tapi biasanya silaturahmi malam hari, karena di sana orang-orang lebih aktif dari sore sampai malam, siang hari rata-rata istirahat," tutup Nabilah.

(ptr/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads