Pada tahun 1804, tentara Prancis membangun piramida di Austerlitz, Utrecht, Woudenberg, Belanda. Mereka membangun piramida mirip dengan yang ada di Mesir sebagai landmark.
Dari Atlas Obscura, Jumat (16/8/2013), nama Piramida Austerlitz diberikan setelah kemenangan Napoleon dalam Perang Austerlitz pada tahun 1806. Bangunan asli piramida bukanlah yang ada seperti saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi piramida dengan bahan bangunan seperti itu cepat sekali rusak terutama jika terkena angin dan hujan. Tak ingin kehilangan landmark bersejarah, piramida ini dipermak habis-habisan pada tahun 2000.
Hasilnya, bahan bangunan piramida tidak lagi tanah dan pasir melainkan batu. Lalu, bangunan yang terbuat dari kayu diganti jadi batu dan besi. Seluruh badan piramida diselimuti rumput. Serta, ada tangga yang bisa diakses untuk menuju puncak piramida.
Kini Piramida Austerlitz menjadi objek wisata yang terkenal di Utrecht. Sekeliling landmark itu dipenuhi dengan festival seru, kafe dan penduduk wisata lainnya.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Kisah Siswa SD Viral di Salatiga, Piknik ke Jakarta Sewa Pesawat Garuda
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel