Menengok situs Museum Of Counterfeit Goods, Rabu (4/9/2013) museum ini menjadi rumah bagi barang-barang imitasi. Sekitar 3.500 koleksi dipajang di kaca pamer museum. Hasil koleksi barang-barang itu diperoleh dari barang bukti sitaan sejumlah perusahaan yang melanggar hak cipta dan merek dagang.
Sebuah perusahaan hukum di Bangkok bernama Tileke dan Gibbins diminta oleh klien agar merumahkan hasil barang sitaan dari kasus hukum yang pernah mereka tangani. Museum ini sudah ada sejak 24 tahun lalu. Letaknya ada di gedung perkantoran Supalai Grand Tower lantai 26, Bangkok, Thailand.
Β
Setidaknya ada 14 kategori barang yang dipajang seperti pakaian, sepatu dan parfum merek ternama, produk makanan ringan, minuman, mainan anak-anak sampai barang kebutuhan rumah tangga merek palsu ada di sana. Saking banyaknya, barang-barang di museum ini diganti tiap 4 bulan sekali. Wah!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Museum ini bisa dikatakan sebagai museum edukasi bagi para pengunjung agar bisa membedakan mana barang yang asli dan palsu. Hati-hati, semua barang imitasi yang dipamerkan di sana nyaris mirip dengan aslinya lho!
Nah, traveler akan melihat koleksi barang asli dan palsu yang disandingkan di kaca pamer. Bisa jadi Anda benar-benar merasa tertipu setelah melihat kedua barang tersebut.
Museum ini bebas dikunjungi siapa saja. Tapi, jika traveler ingin datang ke sana harus melakukan perjanjian terlebih dahulu. Kalau ingin datang ke sana, jam kunjungan dari pukul 10.00-16.00 waktu setempat saja.
Masuk ke dalam museum ini tak dipungut biaya sedikit pun. Lebih seru lagi, mintalah ditemani pemandu agar tahu banyak tentang seluk beluk museum barang palsu ini. Setelah datang ke sana dijamin traveler akan membawa pulang pengalaman baru yang tak terlupakan.
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Bule Rusia Hajar Warga Banyuwangi gegara Sound Horeg, Korban Tempuh Jalur Hukum
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Setuju Nggak, Orang-orang Jepang Paling Sopan?