Jauh di pedalaman hutan Meksiko, tak jauh dari situs bekas kota Suku Maya, Tulum, ada gua dengan yang memiliki keajaiban. Dari luar, mungkin ini hanyalah kolam alami biasa. Namun, di bawah perairan ini, ada sungai yang meliuk.
Dari Atlas Obscura, Senin (9/9/2013), perairan ini bernama Angelita Cenote. Ini adalah kolam alami sedalam 60 meter. Dulunya, kolam ini jadi tempat sakral bagi suku Maya. Cenote sendiri dalam bahasa Maya berarti Sumur Sakral.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemandangannya yang sungguh aneh membuat siapapun bertanya-tanya. Bagaimana bisa air tidak menyatu? Tenang, ada jawaban logisnya. Perbedaan kualitas airlah yang membuat air ini tidak menyatu.
Air sungai ini memiliki kandungan garam yang lebih banyak dibanding air yang ada di dalam kolam alami. Air yang memiliki kandungan lebih padat berada di dasar perairan. Sehingga, menghasilkan pemandangan seperti ada sungai di bawah air.
Angelita Cenote merupakan titik diving yang cukup terkenal juga cukup menantang. Ini karena tingkat kesulitan yang tinggi jika ingin diving di sini. Juga, situsnya yang tidak mudah dicapai karena berada di tengah hutan Meksiko yang lebat.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Bule Rusia Hajar Warga Banyuwangi gegara Sound Horeg, Korban Tempuh Jalur Hukum
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Kedubes Korea Selatan Minta Warganya Hati-hati Liburan di Bali