Museum ini Jadi 'Rumah' Berbagai Kasus Kriminalitas di AS

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Museum ini Jadi 'Rumah' Berbagai Kasus Kriminalitas di AS

Dewi Kania - detikTravel
Kamis, 12 Sep 2013 19:15 WIB
Museum ini Jadi Rumah Berbagai Kasus Kriminalitas di AS
Ruang pamer ilmu forensik (crimemuseum.org)
Washington DC - Ada yang berbeda saat Anda bertandang ke Washington DC, AS. Di sana turis bisa datang ke National Museum of Crime and Punishment yang jadi 'rumah' dari berbagai kasus kriminalitas di Negeri Paman Sam. Seperti apa ya isinya?

Menengok situs resmi National Museum of Crime and Punishment, Kamis (12/9/2013) museum yang dibuka sejak 5 tahun lalu menyimpan lebih dari 700 koleksi benda-benda yang didapat dari kasus kriminal di AS. Mulai dari kendaraan, alat untuk menghukum napi, ruang penghukuman hingga beberapa jejak kaki.

Awalnya seorang pengacara, John Morgan, ketika itu berkunjung ke Pulau Alcatraz. Ia menyadari bahwa negara yang ditinggalinya tidak punya sebuah fasilitas yang menyeluruh, tentang sejarah kriminal dan pemberian kehormatan bagi para penegak hukum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski museum ini menjadi atap beberapa kasus kejahatan, tapi tetap asyik dan nyaman dikunjungi. Museum ini benar-benar mengenalkan dan menambah wawasan bagi turis tentang berbagai kasus kriminalitas di AS.

Namanya museum, pasti terdapat diorama lengkap dengan replika yang memamerkan sejarah benda dan aksi kejahatan. Misalnya aksi mafia, kejahatan masa kolonial, bajak laut, gengster, pembunuhan masal dan masih banyak beberapa aksi lain di AS yang terjadi sejak dulu. Ada juga benda-benda simulator yang dipakai dalam pelatihan aparat hukum.

Saat menginjak lantai utama, Anda akan disuguhkan replika TKP investigasi pembunuhan. Di sana pengunjung juga akan diberitahu tentang ilmu forensik, sidik jari sampai beberapa rekonstruksi kejadian. Suasana penjara dari masa silam hingga kini pun diperlihatkan di sana.

Tak hanya aksinya saja, pajangan foto para tokoh seperti J Edgar Hoover, pendiri Direktur FBI dikisahkan di sana. Sekelumit kisah para tokoh sejarah mereka diceritakan di dinding museum.

Museum Nasional Kejahatan dan Hukuman juga sebagai rumah dari beberapa awak televisi membuat program acara. Seperti program yang sudah pernah tayang, America Most Wanted.

Ketika Anda traveling ke Washington DC dan ingin menjelajah museum ini datanglah ke 575 7th Street NW, Washington DC, AS. Buka mulai pukul 10.00-18.00 waktu lokal. Bayarlah tiket masuk dulu sebesar US$ 18 atau sekitar Rp 203.000. Selamat menjelajah!

(aff/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads