Dahulu, tak ada yang peduli dengan Keong Saik Road. Kawasan di Bukit Pasoh, Singapura ini hanyalah dikenal sebagai komplek rumah-toko dari zaman sebelum perang yang dilindungi pemerintah. Tak ada yang menarik dari kawasan tersebut.
Tapi beberapa tahun terakhir, kawasan ini disulap sedemikian rupa sehingga menciptakan destinasi wisata yang baru, demikian ditengok dari CNN Travel, Selasa (17/9/2013). Deretan rumah-toko yang bertingkat dua dicat dengan warna-warna pastel. Menarik mata baik bagi yang ingin melihat-lihat maupun berburu foto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambah, mereka menempati bangunan kuno yang menambah kesan unik. Salah satu toko yang menarik adalah The Library. Dari luar, toko ini hanyalah seperti perpustakaan kecil dengan lemari buku dan kursi baca.
Tapi ternyata, ini adalah toko koktail yang mengambil konsep rahasia. Jadi, Anda harus menyebutkan password untuk bisa masuk ke ruangan di balik lemari, yaitu sebuah bar.
Beberapa toko lainnya yang sedang digandrungi anak muda setempat antara lain The Buckhouse Refinery, toko baju yang mengaku berbeda, dan Drophead, toko hand made speaker yang spesial.
Makanan jadi salah satu hal yang tak boleh terlewat di sebuah kawasan. Begitu juga di Keong Saik Road. Melanconglah ke Keong Saik Snacks dan nikmati jajanan setempat dengan sajian yang mewah.
Ingin mencoba warung makan yang terkenal sejak 1939? Melangkahlah ke Tong Ah Eating House. Di sana disajikan makanan khas seperti Kaya King Toast dengan rasa yang tiada dua. Ditambah, harganya pun terjangkau. Asyik!
Masih banyak lagi pertokoan yang bisa didatangi seperti Love Mi, toko pakaian dengan harga terjangkau, atau Retroperspective, cafe penuh gaya yang seru. Tinggal mana yang mau jadi pilihan Anda.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong