detikTravel ke gurun pasir ini bersama rombongan Association of the Indonesia Tours and Travel (ASITA) Jakarta dua minggu lalu. Ketika itu, kami datang ke Provinsi Ningxia dalam rangka promosi wisata Muslim di China.
Salah satu destinasi yang dikunjungi adalah Desert Shahu Scenic Spot. Kami semua berangkat dari Shahu Resort Hotel menggunakan kapal. Perjalanan menuju Sand Lake sekitar 45 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semuanya terasa semakin jelas begitu ada unta jalan beriringan. Terlebih kehadiran pria mengenakan sorban. Benar-benar serasa di Dubai atau Libya.
Namun salah, ini bukanlah Timur Tengah. Inilah Desert Shahu Scenic Spot yang ada di Shizuishan, Provinsi Ningxia, China.
Ada beberapa atraksi wisata yang bisa turis saksikan saat berada di sana. Salah satunya adalah pertunjukan tari topeng. Di sini, Anda bisa melihat ada tiga pria menari dengan pakaian khas China lengkap dengan topeng.
Yang menarik, mereka tak hanya menari. Jika diamati, satu per satu sang penari akan dengan cepat mengganti topeng yang dikenakan. Tak hanya satu, mereka mengganti hingga 5 topeng.
Plok! Plok! Tepuk tangan dari seluruh penonton pun terdengar. Sayang, pertunjukkan ini tak lama, hanya sekitar 15 menit.
Selesai dari pertunjukkan tari topeng, saatnya bermain pasir. Untuk traveler yang memiliki anak, bisa membawa mereka ke bukit pasir yang ada di sana. Ajaklah mereka bermain seluncuran di pasir. Dijamin seru dan pasti ketagihan.
Kalau mau yang lebih seru lagi, kelilingi Desert Shahu Scenic Spot dengan menunggang unta. Ada banyak unta yang siap ditunggangi setia traveler. Hanya saja, untuk bisa naik unta, wisatawan harus membayar 60 Yuan atau sekitar Rp 112 ribu/orang.
Meski cukup mahal, semua terbayar begitu Anda berkeliling. Dengan tenang unta mengajak Anda mengitari hamparan gurun pasir yang luas. Seru!
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Gara-gara Monyet, Komodo di Singapore Zoo Telan Boneka yang Dilempar