1. Amerika Selatan
(MNN)
|
Amerika Selatan punya amfibi yang sangat menggemaskan, katak emas namanya. Ukuran tubuhnya sangat kecil dengan warna kulitnya emas dan sedikit mengkilap. Penampilan yang menarik inilah yang membuat banyak orang ingin menyentuhnya begitu pertama kali melihat.
Tapi siapa sangka, di balik tubuh mungil dan warna kulit yang menarik ini tersimpan racun paling mematikan. Tak tanggung-tanggung, tubuh katak ini menyimpan racun yang bisa digunakan untuk membunuh 10-20 pria dewasa.
2. Afrika
(MNN)
|
Afrika tak hanya dihuni hewan besar yang jadi pemangsa, tapi juga hewan kecil yang tak kalah mematikan. Salah satu yang bisa Anda temui di sana adalah lalat tse-tse.
Sebagian orang menyangka lalat ini hanya menyebabkan penyakit tidur. Lebih dari itu, lalat tse-tse bisa melepas bakteri ke aliran darah manusia. Hasilnya, manusia yang terinfeksi akan mengantuk, mengalami pembengkakan otak, dan bisa menyebabkan kematian.
3. Australia
(MNN)
|
Untuk traveler yang hobi diving, hati-hati jika menyelam di lautan Australia dan bertemu gurita lingkar biru. Meski memiliki tubuh sangat kecil, yakni hanya 5 cm, hewan ini masuk daftar hewan paling beracun di dunia.
Jika merasa terganggu, mereka bisa mengeluarkan racun yang bisa menyebabkan kematian. Bahkan, sampai sekarang belum ditemukan obat penangkal racun hewan ini.
4. India
(MNN)
|
Kebanyakan orang berpikir kalajengking hitam dan besar adalah yang paling berbahaya. Tapi nyatanya, kalajengking di India yang kecil dan berwarna merah adalah yang paling berbahaya dan mematikan di dunia.
Kalajengking ini hanya berukuran 50-90 milimeter, tapi racunnya bisa menyerang syaraf. Parahnya, karena berukuran sangat kecil, ia bisa bersembunyi di banyak tempat di India, khususnya tempat sepatu.
5. Florida
(en.wikipedia)
|
Lautan Florida dihuni oleh ubur-ubur paling kecil di dunia, yakni Irukandji Jellyfish. Saking kecilnya, ubur-ubur ini hampir tak terlihat kasat mata.
Meski begitu, racun yang dikeluarkan Irukandji 100 kali lebih mematikan dari ular kobra dan 1.000 kali lebih kuat dari racun tarantula. Hii!
Amerika Selatan punya amfibi yang sangat menggemaskan, katak emas namanya. Ukuran tubuhnya sangat kecil dengan warna kulitnya emas dan sedikit mengkilap. Penampilan yang menarik inilah yang membuat banyak orang ingin menyentuhnya begitu pertama kali melihat.
Tapi siapa sangka, di balik tubuh mungil dan warna kulit yang menarik ini tersimpan racun paling mematikan. Tak tanggung-tanggung, tubuh katak ini menyimpan racun yang bisa digunakan untuk membunuh 10-20 pria dewasa.
Afrika tak hanya dihuni hewan besar yang jadi pemangsa, tapi juga hewan kecil yang tak kalah mematikan. Salah satu yang bisa Anda temui di sana adalah lalat tse-tse.
Sebagian orang menyangka lalat ini hanya menyebabkan penyakit tidur. Lebih dari itu, lalat tse-tse bisa melepas bakteri ke aliran darah manusia. Hasilnya, manusia yang terinfeksi akan mengantuk, mengalami pembengkakan otak, dan bisa menyebabkan kematian.
Untuk traveler yang hobi diving, hati-hati jika menyelam di lautan Australia dan bertemu gurita lingkar biru. Meski memiliki tubuh sangat kecil, yakni hanya 5 cm, hewan ini masuk daftar hewan paling beracun di dunia.
Jika merasa terganggu, mereka bisa mengeluarkan racun yang bisa menyebabkan kematian. Bahkan, sampai sekarang belum ditemukan obat penangkal racun hewan ini.
Kebanyakan orang berpikir kalajengking hitam dan besar adalah yang paling berbahaya. Tapi nyatanya, kalajengking di India yang kecil dan berwarna merah adalah yang paling berbahaya dan mematikan di dunia.
Kalajengking ini hanya berukuran 50-90 milimeter, tapi racunnya bisa menyerang syaraf. Parahnya, karena berukuran sangat kecil, ia bisa bersembunyi di banyak tempat di India, khususnya tempat sepatu.
Lautan Florida dihuni oleh ubur-ubur paling kecil di dunia, yakni Irukandji Jellyfish. Saking kecilnya, ubur-ubur ini hampir tak terlihat kasat mata.
Meski begitu, racun yang dikeluarkan Irukandji 100 kali lebih mematikan dari ular kobra dan 1.000 kali lebih kuat dari racun tarantula. Hii!
(ptr/fay)
Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun