1. Kawasan Masjidil Haram
(en.wikipedia.org)
|
Masjidil Haram adalah masjid terbesar di dunia yang mampu menampung hingga 4 juta jamaah. Umat muslim yang berdoa di sana, diyakini bakal dikabulkan dan mendapat pahala berlipat ganda. Beberapa titik di masjidnya pun juga dianggap mustajab.
Beberapa titik tersebut adalah Makom Ibrahim, Hijr Ismail, Hajar Aswad, Bukit Shafa dan Marwah, dan Rukun Yamani. Umat Muslim yang beribadah haji selalu menyempatkan salat, berdzikir, dan berdoa di titik-titik tersebut. Masjidil Haram pun selalu penuh jamaah selama 24 jam.
2. Padang Arafah
(sunnitube.co.uk)
|
Padang Arafah merupakan daerah yang luas di sebelah timur Kota Makkah. Di sinilah umat muslim melakukan wukuf saat melakukan ibadah haji, tepatnya saat tanggal 9 Dzulhijah. Jabal Ramah yang ada di sana juga diyakini sebagai tempat bertemunya Adam dan Hawa setelah turun ke bumi.
Ibadah wukuf dilakukan oleh jamaah haji dari tengah hari sampai sore hari. Umat muslim di sana menghabiskan waktu dengan salat, berdzikir, atau membaca Al Quran. Saat wukuf inilah, umat Muslim percaya kalau doa yang dipanjatkan akan lebih cepat dikabulkan.
3. Muzdalifah
(nativepakistan.com)
|
Muzdalifah berada di antara Makkah dan Mina. Inilah tempat para jamaah haji singgah setelah dari Padang Arafah. Mereka melakukan ibadah salat Maghrib dan Isya, lalu bermalam di dalam tenda. Lalu, mereka juga mengumpulkan batu kerikil untuk dilemparkan saat Jumroh.
Wajib hukumnya bermalam di Muzdalifah saat melakukan ibadah haji. Saat malam hari, tak sedikit jamaah haji yang bangun dan melakukan salat malam di sana. Mereka lalu melantunkan ayat suci Al Quran dan berdzikir hingga waktu Shubuh tiba.
4. Jamarat
(en.wikipedia.org)
|
Jamarat adalah tempat melempar batu kerikil kepada tiga pilar batu dan letaknya berada di Mina. Sejarahnya, Nabi Ibrahim melempar setan dengan batu di ketiga tempat ini ketika menggodanya agar tidak mengurbankan Nabi Ismail. Melempar batu kerikil tersebut juga disebut sebagai Jumroh.
Tiga tempat untuk Jumroh tersebut adalah Jumrotul Aqoba, Jumratul Wustho, Jumratul Ula. Di sini para jamaah haji juga berdoa agar terlindungi dari godaan-godaan setan yang terkutuk.
5. Masjid Nabawi
(en.wikipedia.org)
|
Masjid Nabawi adalah salah satu masjid bersejarah dan paling penting bagi umat Muslim. Sebabnya, masjid ini dibangun oleh Nabi Muhammad dan terdapat makamnya di dalam masjid tersebut.
Memang, Masjid Nabawi sebenarnya tidak termasuk dalam rangkaian ibadah haji. Meski begitu, para jamaah haji selalu menyempatkan datang ke sana. Mereka ingin berziarah ke makam Nabi Muhammad dan beribadah di dalam masjidnya.
Masjidil Haram adalah masjid terbesar di dunia yang mampu menampung hingga 4 juta jamaah. Umat muslim yang berdoa di sana, diyakini bakal dikabulkan dan mendapat pahala berlipat ganda. Beberapa titik di masjidnya pun juga dianggap mustajab.
Beberapa titik tersebut adalah Makom Ibrahim, Hijr Ismail, Hajar Aswad, Bukit Shafa dan Marwah, dan Rukun Yamani. Umat Muslim yang beribadah haji selalu menyempatkan salat, berdzikir, dan berdoa di titik-titik tersebut. Masjidil Haram pun selalu penuh jamaah selama 24 jam.
Padang Arafah merupakan daerah yang luas di sebelah timur Kota Makkah. Di sinilah umat muslim melakukan wukuf saat melakukan ibadah haji, tepatnya saat tanggal 9 Dzulhijah. Jabal Ramah yang ada di sana juga diyakini sebagai tempat bertemunya Adam dan Hawa setelah turun ke bumi.
Ibadah wukuf dilakukan oleh jamaah haji dari tengah hari sampai sore hari. Umat muslim di sana menghabiskan waktu dengan salat, berdzikir, atau membaca Al Quran. Saat wukuf inilah, umat Muslim percaya kalau doa yang dipanjatkan akan lebih cepat dikabulkan.
Muzdalifah berada di antara Makkah dan Mina. Inilah tempat para jamaah haji singgah setelah dari Padang Arafah. Mereka melakukan ibadah salat Maghrib dan Isya, lalu bermalam di dalam tenda. Lalu, mereka juga mengumpulkan batu kerikil untuk dilemparkan saat Jumroh.
Wajib hukumnya bermalam di Muzdalifah saat melakukan ibadah haji. Saat malam hari, tak sedikit jamaah haji yang bangun dan melakukan salat malam di sana. Mereka lalu melantunkan ayat suci Al Quran dan berdzikir hingga waktu Shubuh tiba.
Jamarat adalah tempat melempar batu kerikil kepada tiga pilar batu dan letaknya berada di Mina. Sejarahnya, Nabi Ibrahim melempar setan dengan batu di ketiga tempat ini ketika menggodanya agar tidak mengurbankan Nabi Ismail. Melempar batu kerikil tersebut juga disebut sebagai Jumroh.
Tiga tempat untuk Jumroh tersebut adalah Jumrotul Aqoba, Jumratul Wustho, Jumratul Ula. Di sini para jamaah haji juga berdoa agar terlindungi dari godaan-godaan setan yang terkutuk.
Masjid Nabawi adalah salah satu masjid bersejarah dan paling penting bagi umat Muslim. Sebabnya, masjid ini dibangun oleh Nabi Muhammad dan terdapat makamnya di dalam masjid tersebut.
Memang, Masjid Nabawi sebenarnya tidak termasuk dalam rangkaian ibadah haji. Meski begitu, para jamaah haji selalu menyempatkan datang ke sana. Mereka ingin berziarah ke makam Nabi Muhammad dan beribadah di dalam masjidnya.
(aff/aff)
Komentar Terbanyak
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Bukan Hanya Wisatawan, Menkes Juga Merasa Berat Bayar Tiket Pesawat
DPR Beberkan Biang Keladi Harga Tiket Pesawat Domestik di Indonesia Mahal