Skull Tower bukanlah menara yang tinggi. Meski hanya menjulang 4,5 meter, menara ini dipenuhi tengkorak. Ada sekitar 952 tengkorak yang menempel di sekelilingnya, 58 di antaranya tampak sangat utuh. Menara ini tak hanya identik dengan suasana menyeramkan, tapi juga sejarah di baliknya.
Menara ini terletak di Kota Nis, Serbia. Dilansir dari Visit Nis, Rabu (9/10/2013), cerita tentang menara ini dimulai tahun 1809. Saat itu Serbia berada di bawah kekuasaan Dinasti Usmaniyah dari Turki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil, pemimpin pasukan Serbia yakni Stevan Sindelic tertembak peluru bubuk mesiu. Ledakan yang terjadi setelahnya membunuh Sindelic dan banyak prajurit Turki. Pemimpin prajurit Turki kemudian geram, dan memberi peringatan kepada semua orang yang berani melawan Dinasti Usmaniyah.
Prajurit Serbia yang meninggal kemudian dipenggal kepalanya, dikuliti tubuhnya. Kulit kosong itu kemudian diisi benda-benda dan dibuat layaknya boneka, kemudian dikirim langsung kepada Sultan Mahmud II di Konstatinopel (sekarang Istanbul).
Kemudian, tengkorak para prajurit Serbia itu disatukan dalam sebuah menara. Tengkorak sang pemimpin, Stevan Sindelic berada di bagian paling atas. Sampai sekarang, banyak tengkorak yang masih bertahan meski ada beberapa yang diambil langsung oleh keluarga prajurit.
Pada 1879, sebuah gereja dibangun di sekitar menara tersebut. Menara ini pun sekarang menjadi museum, sebagai pengingat kekejaman perang dan keberanian menghadapi kematian. Traveler bisa menyambanginya di Bulevar Dr Zorana Dindica, dibuka tiap Selasa-Sabtu pukul 09.00-20.00 waktu setempat.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi